Ekonomi & Bisnis

Bandara Kalimarau Tetap Andal, Operasional Penerbangan Disesuaikan di Tengah Kabut Asap

adminsigiku.com
×

Bandara Kalimarau Tetap Andal, Operasional Penerbangan Disesuaikan di Tengah Kabut Asap

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Abd. Haris

Kabupaten Berau – Bandara Kalimarau di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tetap menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memengaruhi jarak pandang.

Bandara kelas I yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 23.00 WITA tersebut melayani sejumlah rute penerbangan, di antaranya menuju Balikpapan, Jakarta, Surabaya, Samarinda, Makassar, serta berbagai destinasi lainnya.

Berdasarkan perkembangan situasi hingga Rabu (2/9/2026), kondisi di Bandara Kalimarau sempat mengalami gangguan akibat kabut asap pada pertengahan Agustus. Saat itu, asap menyebabkan penurunan jarak pandang sehingga memerlukan perhatian khusus terhadap kelancaran operasional penerbangan.

Namun, kondisi berangsur membaik. Pada periode 25 hingga 31 Agustus 2026, jarak pandang kembali normal dan aktivitas penerbangan berlangsung relatif lancar tanpa hambatan berarti.

Situasi kembali berubah pada Selasa (1/9/2026), ketika asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali memengaruhi kawasan sekitar bandara.

Kepala BLU UPBU Kalimarau, Patah Atabri, mengonfirmasi bahwa jarak pandang sempat berada pada kisaran 500 hingga 1.800 meter. Kondisi tersebut menyebabkan adanya penyesuaian terhadap sejumlah jadwal penerbangan, termasuk potensi keterlambatan, sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Penyesuaian operasional dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan. Faktor jarak pandang menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan kelayakan operasional penerbangan, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan mengalami perubahan.

Meski menghadapi tantangan kabut asap, pengelola Bandara Kalimarau terus menunjukkan kesiapsiagaan dengan melakukan pemantauan kondisi secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.

Hingga Rabu (2/9/2026), situasi di Bandara Kalimarau masih dalam pemantauan. Pengelola bandara memastikan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan terkait operasional penerbangan.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapan pengelola bandara dalam menghadapi perubahan situasi lingkungan. Dengan pemantauan yang ketat dan koordinasi antarunsur terkait, pelayanan penerbangan diharapkan tetap berjalan secara optimal tanpa mengesampingkan standar keselamatan.

Masyarakat dan calon penumpang juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal penerbangan sebelum melakukan perjalanan, mengingat kondisi jarak pandang dapat berubah sewaktu-waktu akibat perkembangan kabut asap.