Ragam

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Mahasiswa Baru UIKA Jadi Agen Perubahan

adminsigiku.com
×

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Mahasiswa Baru UIKA Jadi Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Red

Kota Bogor — Ketua DPRD Kota Bogor Dr. Adityawarman Adil mendorong mahasiswa baru Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas ilmu, wawasan, dan kepedulian sosial.

Pesan tersebut disampaikan Adityawarman saat memberikan motivasi dalam kegiatan Taaruf UIKA Bogor di Kampus UIKA Bogor, Rabu (16/9/2026).

Di hadapan mahasiswa baru, Adityawarman mengatakan kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan hal yang patut disyukuri dan dimanfaatkan secara maksimal. Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Karena itu, ia meminta mahasiswa menjalani proses perkuliahan dengan sungguh – sungguh serta tidak melupakan perjuangan orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan.

“Kesempatan yang kita dapatkan ini, manfaatkanlah betul – betul untuk mencari ilmu,” ujar Adityawarman.

Menurutnya, kehidupan kampus berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga perlu membangun wawasan mengenai berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Lingkungan perguruan tinggi, kata dia, menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih luas persoalan sosial, demokrasi, hingga kehidupan politik. Proses tersebut diharapkan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang lebih matang sekaligus memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya.

Mahasiswa Diminta Tak Sekadar Mengejar Gelar

Adityawarman juga menekankan posisi mahasiswa sebagai bagian penting dari generasi muda. Ia menyebut mahasiswa memiliki peran sebagai agent of change atau agen perubahan di tengah masyarakat.

“Para mahasiswa, para pemuda, memiliki fungsi utama sebagai agent of change, generasi perubahan,” katanya.

Menurut dia, masa perkuliahan seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk mengejar gelar akademik. Mahasiswa perlu menggunakan kesempatan tersebut untuk memperluas jaringan, mengasah kemampuan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus.

Ia berharap mahasiswa baru UIKA mampu menjadikan lingkungan kampus sebagai tempat untuk mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial.

“Mahasiswa harus mampu membawa ilmu yang diperoleh di kampus untuk memberikan manfaat ketika kembali dan terjun ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adityawarman juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya ilmu sebagai bekal kehidupan. Ia mengutip sebuah ungkapan yang menekankan bahwa ilmu menjadi bagian penting bagi seseorang dalam menjalani kehidupan dunia maupun akhirat.

“Barang siapa yang menginginkan dunia, hendaklah dia menuntut ilmu. Barang siapa yang menginginkan akhirat, hendaklah dia menuntut ilmu. Barang siapa yang menginginkan keduanya, hendaklah menuntut ilmu,” tuturnya.

Ia mengajak mahasiswa baru UIKA menjadikan masa kuliah sebagai momentum membangun fondasi pengetahuan dan karakter agar kelak mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.