Pewarta : Dede M Ramlan
Koran SINAR PAGI, Purwakarta,- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) diduga memfasilitasi Caleg DPR RI, Dedi Mulyadi untuk hadir dalam setiap kegiatan desa.
Seperti yang terjadi pada kegiatan Pelantikan 1.220 Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Purwakarta, dengan mengenakan pakaian khas warna putih dan udeng-udeng juga warna putih di kepala mantan Bupati Purwakarta tersebut turut memberikan sambutan, Jum’at (01/03/19), hal tentu menjadi pertanyaan dibenak publik.
Sejumlah birokrat dengan setengah berbisik diantara mereka, tampak mempertanyakan kapasitas Dedi Mulyadi di acara tersebut.
“Setiap ada kegiatan Pemkab dia (Dedi Mulyadi.red) nongol terus.” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi yang juga Caleg DPR RI memberikan motivasi kepada seluruh BPD yang hadir, agar selalu mengedepankan sinergitas dengan kepala desa serta membangun kinerja yang baik guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“BPD dan kepala desa, harus terdepan dalam pembangunan masyarakat Desa,” ucapnya.
Dirinya mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya di masyarakat, karena bertujuan sebagai bentuk pelayanan kemasyarakatan.
Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika yang juga istri dari Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menyatakan, BPD atau yang bisa disebut dengan Bamusdes, harus mampu bersinergi dengan kepala desa, terlebih BPD merupakan perwakilan dari masyarakat desa yang merupakan bagian dari demokrasi di desa.
“Perlu adanya sinergitas dalam pembangunan termasuk rancangan pembangunan desa serta peraturan desa,” ujar Anne.
Seperti diketahui sebelumnya, Badan Pemerdayaan Masyarakat Desa (BPMD) tentang pembahasan pengelelolaan keuangan desa yang di hadiri oleh kepala BPMD, Camat dan Kades Se Kabupaten Purwakarta, Rabu (20/2/2019) di Plaza Hotel BIC Kabupaten Purwakarta dihadiri juga Dedi Mulyadi, hingga berujung pengusiran terhadap 10 wartawan yang tidak diperbolehkan untuk meliput kegiatan tersebut.













