Pewarta : Fitri
Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Masuk pada jamannya 4.0, namun masih banyak saja daerah yang belum tersentuh aliran listrik secara sempurna. Terutama untuk kekhidmatan beribadah, di perkotaan pun masih minim penerangan sarana ibadah pada malam hari.
Ketua Kamar Dagang dan Industri, Yudi Nugraha Lasminingrat mengatakan bahwa pihaknya bersama PLN UP3 Garut menggagas program sarana ibadah “Ngagemrang”. Hal itu bermula pada keprihatinan Yudi yang banyak menyaksikan sejumlah sarana ibadah terutama di wilayah terpencil yang “camoek” (gelap akibat kekurangan sarana penerangan).
“Jujur saja saat kami berada di daerah pelosok Garut banyak sarana ibadah yang kurang penerangan, sehingga kami bersama PLN berencana membuat sarana ibadah ngagemrang,” ujarnya, Kamis (20/2/20).
Melalui program CSR PLN, diharapakan gagasan sarana ibadah ngagemrang segera terwujud. Sebagai langkah awal pihaknya mentargetkan sarana ibadah dan Pondok pesantren ngagemrang.
“Mesjid dan pondok pesantren di Garut, kita nanti bikin terang,” ungkap Yudi.
Lanjut Yudi, pihaknya berharap bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah menjadi lebih khusyuk. Disamping itu tempat ibadah harus nyaman, tenang sehingga jemaah betah berlama-lama di mesjid.
“Semoga dengan program sarana ibadah ngagemrang ini, menjadi pemicu untuk pembangunan fasilitas sarana ibadah yang lain,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, PLN Garut bekerjasama dengan Kadin Garut













