Pewarta : Syam Awing
Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,- Kapolsek Kelara IPTU Bakri menghadiri undangan dari Mahasiswa STMIK Handayani Makassar dalam rangka pembukaan kegiatan Abdi Masyarakat (ABDIMAS) Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi (HM-Mainforensik) di Kantor Camat Kel.Tolo Kota, Kec.Kelara, Kab.Jeneponto, Senin (02/03/20).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kecamatan Kelara HM Nasuhan Tangnga, Kepala Kelurahan Tolo Barat Nelly, Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Jeneponto, Rudianto, Bhabinkamtibmas Tolo Kota, BRIPKA M Arief, Ketua Umum HM-Mainforensik, Sudarmanto, para Mahasiswa/Mahasiswi STMIK Handayani Makassar, Siswa/Siswi SMA Negeri 6 Jeneponto dan warga Masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 dengan berbagai kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan di SMAN 6 Jeneponto dan dilingkungan masyarakat sekitar.
Ketua Umum HM-Mainforensik, Sudarmanto mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ABDIMAS yaitu sebagai perwujudan tri dharma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh civitas akademik, untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi atau pun dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki, dan berkesempatan untuk memaksimalkan perannya dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai secara kontekstual, serta pada saat yang sama mereka dapat menumbuhkembangkan kepekaan dan kepedulian sosial kepada sesama manusia yang membutuhkan bantuan.
“Semoga dengan pengabdian ini dapat membantu masyarakat dalam proses pemberdayaan dan pengembangan diri dalam rangka mencapai prikehidupan yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Termasuk di dalamnya adalah usaha untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi.” ujar Sudarmanto.
“Pengabdian kepada masyarakat haruslah diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang dampak dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini Kapolsek kelara Iptu Bakri, berpesan kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjaga etika dan moral di tengah-tengah masyarakat, memberi ilmu pengetahuan kepada masyarakat tentang dunia teknologi serta penggunaan media sosial secara bijak dengan cara melawan hoax.
Sementara itu, Camat Kelara HM Nasuhan Tangnga mengungkapkan, menjaga almamater adalah cerminan bagi masyarakat.
“Berbaurlah dengan masyarakat, bisa saja mereka punya keluhan yang mungkin dapat terselesaikan dengan adanya bantuan dari para mahasiswa,” kata dia.
Lanjut dikatakan, pengabdian bukan pelayanan asal jalan, tetapi pelayanan bersama (sinergis) yang terencana, sistematis, serta memiliki kekuatan konstruktif dan transformatif, tandasnya.













