Pewarta : Ayi Suherman
Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Sejak merebaknya issue Covid-19 atau virus corona di Indonesia dan pemerintah Provinsi Jawa Barat peringatkan siaga satu terhadap penyebaran virus corona.
Kabupaten Sukabumi mendapatkan imbasnya terkait merebaknya issue virus corona, kepanikan warga semakin menjadi ketika kelangkaan masker di pasaran.
Anggota DPRD Kab Sukabumi pun angkat bicara terkait dengan kelangkaan masker, Usep Wawan ketua fraksi partai Gerindra sangat menyayangkan atas kejadian tersebut dan jangan menilai corona terlalu berlebihan sehingga menjadi panik.
“Saya meminta kepada pemerintah daerah untuk membahas mengenai ketersediaan kelangkaan masker di wilayah, karena kabupaten sukabumi mendapatkan imbasnya dari ditetapkannya Jawa Barat siaga satu terhadap corona.
Selain itu saya menilai karena kepanikan terhadap corona jadi sebagian masyarakat belanja berlebihan atau memborongnya untuk stok, imbasnya yang lain tidak kebagian dan terjadi kelangkaan, “Membuat harga masker melambung tinggi di pasaran,” ungkapnya.
Usep meminta terhadap pemerintah khususnya pihak yang berwajib yakni kepolisian menindak tegas bila ada warga yang memborong, menstok barang ataupun menimbunnya, jadi menimbulkan kelangkaan barang yang dibutuhkan warga.
Mengingat kelangkaan ketersediaan masker dipasaran, karena adanya aksi borong oleh oknum tertentu, ini harus benar-benar menjadi perhatian khusus pemerintah, pungkasnya.
“Setidaknya pemerintah harus turun tangan langsung atas ketersediaan alat kesehatan berupa masker tersebut karena sudah terjadi kelangkaan dan bisa berperan dalam ketersediaan barang itu sendiri.
Selain itu juga pihak pemerintah harus instent memberikan penyuluhan terhadap warga tentang pola hidup sehat agar masyarakat sendiri tidak mudah terjangkit penyakit yang membahayakan tersebut, tambahnya.













