Korban Terakhir Bencana Banjir dan Longsor Desa Rumbia Berhasil Ditemukan

0

Pewarta : Syam Awing

Koran SINAR PAGI, Kab.Jeneponto,– Setelah 2 (dua) korban hilang bencana banjir sekaligus longsor di Desa Rumbia beberapa hari lalu, ditemukan, Selasa (16/06/20) kemarin, warga kembali menemukan sesosok mayat perempuan diduga korban bencana banjir tepatnya di aliran sungai yang sudah kering dalam kondisi tersangkut pada dahan pohon besar, sekitar 500 meter dari lokasi penemuan sepotong paha manusia sebelumnya.

Saat ditemukan pertama kali, kondisi mayat perempuan yang tertelungkup tersebut dalam keadaan anggota badan tidak utuh, tanpa kepala dan kedua kaki.

Selanjutnya mayat dievakuasi oleh warga dan petugas dari BPBD ke rumah sakit Lanto dg Pasewang Jeneponto untuk diidentifikasi lebih lanjut oleh tim Divisi Biddokes Polres Jeneponto dan Polda Sulsel dengan menggunakan Alat digital Inafis Polri Hand Hell.

Berdasarkan hasil identifikasi telah dinyatakan bahwa mayat tersebut adalah merupakan salah satu korban bencana alam tanah longsor di Desa Rumbia yang terjadi 3 hari lalu, atas nama Neneng Dg Ti’no (63) seorang Ibu rumah tangga, warga Kamp.Bonto loe Desa Rumbia, Kec.Rumbia Jeneponto.

Selanjutnya jenasah korban diserahkan oleh Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto kepada pihak keluarganya atas nama Safaruddin (anak kandung Neneng), untuk dimakamkan di Kampungnya Desa Rumbia Kec.Rumbia.

Dari ke empat warga yang dinyatakan hilang pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di Desa Rumbia, semuanya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.