Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Jawa Barat,- Mobil dinas Komisioner Bawaslu Pusat, Kordinator Pengawasan dan Hubunngan Antar Lembaga, M. Afifuddin diduga mendapat teror di daerah Kecamatan Malangbong Garut. Dugaan itu akibat adanya pelemparan batu atas mobil dinas nya, Fortuner Nopol B 1612 RFS, warna hitam yang ditumpanginya saat melintas di wilayah tersebut, Rabu (27/2/19).
Dari kejadian itu, pihak Bawaslu berharap, kepolisian segera mengusut masalah tersebut pasalnya dikhawatirkan itu benar – benar teror kepada penyelenggara Pemilu.
“Peristiwa itu terjadi saat mobil dinas Fortuner yang dikendarai sopir bernama Misbahudin melintas di Jalan Raya Malangbong menuju arah Tasikmalaya, Jawa Barat”, ujar Ansor Umar anggota Bawaslu Sumedang, malalui Whatt App, kepada koransinarpagijuara.com, Kamis, (28/2/19).
Dijelaskan Ansor lagi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 wib. Saat itu, ujar Ansor, anggota Bawaslu RI, M Afifuddin sedang dalam perjalanan menuju Kota Banjar untuk melakukan sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu.
“Dan saat melewati kelokan Lewo, Pak Afifuddin mendengar suara benturan keras yang mengenai pintu sisi kiri belakang, suara itu sangat mengejutkan para penumpang lainya di mobil”, terang Ansor.
Ditambahkanya lagi, saat kejadian, M. Afifuddin duduk di kursi tengah sebelah kiri dan posisinya paling dekat dengan titik lemparan batu.
“Beruntung batu tidak mengenai jendela yang dapat membahayakan Pak Afifuddin atau penumpang lainnya”, jelas Ansor lagi.
Akibat kejadian itu, sopir langsung menepikan mobil di daerah yang lebih terang, sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara.
“Mobil lantas menepi namun tidak di lokasi kejadian dengan pertimbangan agar lebih terang dan juga keamanan”, terang Ansor.
Akibat lemparan tersebut, dijelaskan Ansor, pintu mobil dinas Bawaslu RI itu mengalami goresan dan penyok yang cukup lebar.
“Kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta, dan kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Malangbong, Garut, Jawa Barat”, tukas Ansor.
Dijelaskan Ansor lagi, di dalam mobil, selain Afifudin dan sopirnya Misbahudin, juga ada Komisioner Bawaslu lainya dari Jawa Barat dari Kordiv Humas Humal, Loly Suhenty dan Sekretaris Pribadi Afifuddin, Bambang Dwitomo.
“Dari kejadian itu pihak Bawaslu berharap kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku pelemparan”, ujar Ansor
Laporan Polisi, ungkap Ansor, tertera di Laporan Surat Tanda Penerimaan Laporan, No.STPL/19/II/2019/ Polsek, atas nama pelapor Alvin Septian, Panwascam Pemilu Malangbong, dengan korban Bawaslu Pusat.
“Surat itu dicap dan ditanda tangani oleh Aiptu Asep Sukirnan, SH anggota Polsek Malangbong pada Rabu, 27 Pebruari 2019”, pungkas Ansor.













