Pewarta : Kurniawan T
Koran SINAR PAGI, Ksb. Bandung,– Calon anggota legislatif DPRD kabupaten Bandung dari partai PAN ( Partai Amanat Nasional) daerah pemilihan dapil 7 no urut 2 Lili Witarna , meliputi kecamatan Cimaung, Pangalengan, Banjaran,Cangkuang, Pamengpeuk dan Kecamatam Arjasari siap akan membawa perubahan kabupaten Bandung lebih baik lagi.
Lili Witarna seorang Pengusaha muda yang sukses di bidang industri rumahan asli seorang putra daerah kelahiran Desa Campakmulya kecamatan Cimaung kabupaten Bandung , meminta generasi muda atau kaum milenial tidak hanya menjadi rebutan di tengah tahun politik menuju 2019-2024.
Menurut pria yang akrab di sapa Kang Lili ini juga seorang pengusaha mengatakan, kaum milenial harus memilih peran lebih di tahun politik ini.Pemuda dengan rentang usia 17-35 tahun adalah sasaran yang menggiurkan bagi para tokoh politik. Karena jumlahnya mencapai 55% dari total pemilih,” ujarnya pria murah senyum tersebut Jum”at 1/3/2019 saat di temui di rumahnya .
Dia juga mengatakan, harusnya generasi milenial itu memiliki nilai tawar yang lebih dari sekedar menjadi sasaran politik misal. “Tidak akan memilih tokoh politik atau parpol yang senang mengumbar kabar bohong, fitnah, dan tidak menebar janji janji ” imbuhnya.Seperti tidak ikut menyebarkan informasi yang menyesatkan, yang bisa memecah belah. Karena kaum milenial ini kaum terpelajar, kaum muda Cerdas juga harus menjadi penggerak bagi kaumnya sendiri untuk menentukan masa depan bangsa dan Negara, tegasnya.
Lili Witarna juga menegaskan,maju sebagai caleg dirinya atas dorongan masyarakat dan naewatu Lillahita’ala akan selalu menjaga amanah dan kepercayaan di berikan masyarakat kepada dirinya dan akan mengedepankan kebersamaan kekeluargaan serta bertekad akan membawa perubahan DPRD kabupaten Bandung dengan mengedepankan keinginan Aspirasi masyarakat yang menjadi sekala prioritas.
Lanjut dengan latar belakang pengusaha Lili Witarna juga bertekad akan berusaha dan selalu bersinergi dengan pemerintah, guna membuka lapangan kerja bagi masyaraka, terutama bagi pemuda-pemuda milenial sesuai dengan visi dan misi yang saya bawa
Mempejuangkan kesejahteraa bagi setiap keluarga melalui pengembangan usaha kecil mikro ( UKM) dan industri rumahan dengan cara menggali potensi SDM dan SDA yang kita miliki , Demi tercapai nya lapangan Usaha yang mampuh menyerap tenaga kerja dan menurunkan angka penganguran dengan tujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Mengaspirasi kepentingan masyarakat dan memfasilitasi pelayanan bisnis untuk terlahirnya para enterprenur muda yang mampuh berdaya saing,
Pemuda milenial juga harus tahu potensi daerah mereka tinggal, dan tugas kami sebagai caleg adalah mendorong mereka menggunakan ide kreatif untuk memanfaatkan potensi ada di wilayah daerah masing masing bagi kemajuan daerah sesuai dengan kemajuan era digital saat ini,
menambakan, ada sejumlah kebijakan yang belum hadir untuk mengakomodir para pelaku usaha. Sebagai contohnya, yakni kebijakan yang belum mengakomodir usaha-usaha berbasis digital.
Sementara itu, Yudika Adjie salah tokoh Pemuda , mengapresiasi pengusaha-pengusaha muda yang memutuskan untuk bertarung di Pemilu 2019.
terlebih beliau seaorang putra daerah Menurutnya, semua memiliki kesempatan yang sama untuk berada di parlemen. Bahkan, dengan basisnya sebagai pengusaha, kebijakan yang dapat mereka angkat adalah terkait ekonomi.
Kaum muda ini penting untuk didorong dan berkontribusi untuk negara, termasuklah menjadi anggota dewan,” kata Yudika
Dia pun tak menampik masih ada sejumlah kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha, khususnya yang berskala UMKM. Karena itu dengan keterwakilan pengusaha di parlemen, harapannya akan mengahasilakan produk-produk kebijakan yang dapat mendongkrak sektor usaha.
“Akses permodalan masih sulit, dan permasalah lainnya. Jika nanti mereka ini terpilih, semoga kehadiran mereka bermanfaat untuk siapa saja yang menitipkan harapan dan asa kepada mereka,” pungkasnya.













