Pembangunan GOR Jadi Pembicaraan Hangat

0
190

Pewarta : Imam K
Koran SINAR PAGI, Bangka,-Masalah pembangunan Gelanggang Olah Raga( GOR) yang akan di bangun di kawasan dusun Mudel desa Air Anyir Kecamatan Merawang Pemkab Bangka menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Menanggapi hal ini KSP mencoba menghubungi Kepala Desa Air Anyir kecamatan Merawang Samsul,Selasa di ruang kerja,Selasa (26/3)

Menurut Kepala Desa Air Anyir Samsul bahwa dirinya mengacu pada proposal yang diajukannya ke-Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) beberapa waktu lalu.

Dalam ajuan saya bukan GOR tetapi pembangunan sebuah stadion terbesar di provinsi kepulauan Bangka-Belitung.
Samsul menegaskan pihaknya sudah menyiapkan lahan sekitar 60 sampai dengan 100 hektar untuk pembangunan stadion tersebut.

Berdasarkan informasi yang saya terima ada sebanyak 500 kabupaten Se-Indonesia dan yang disodorkan oleh Kemenpora lewat dana DAK(Dana Alokasi Khusus) hanya diperuntukan bagi 40 kabupaten dan salah satunya kabupaten Bangka,tandas kades Air Anyir ini.

Bahkan lebih membanggakan lagi bahwa GOR itu akan di bangun didesa Air Anyir, sebagai kepala desa dan mewakili masyarakat kata Samsul dengan nada senang.
Namun kabar terakhir adanya kasak kusuk di kabupaten Bangka pembangunan GOR tersebut dipusatkan di eks tambang 23 Sungailiat dan tidak setuju di desa Air Anyir ini,papar Kades.

Menyikapi masalah ini,maka saya berinisiatip melaporkannya kepada Gubernur provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yakni Erzaldi Rosman Johan bahwa pembangunan GOR itu untuk anggaran fisiknya 15 Milyar dan kita sudah menyiapkan lahannya dan tidak ada pembebasan lahan,kata Samsul. kalaupun mau dibebaskan lahan itu, bisa dianggarkan menggunakan dana APBD,karena saya sudah sampaikan agar dalam rapat anggaran nanti di masukkan dan hal inipun sudah saya laporkan ke pak Gubernur,jelasnya.

Bahkan kata Samsul dalam notulen rapat gubernur Babel menjelaskan bahwa GOR yang akan di usulkan akan dibangun di eks tambang 23 diakomodir di desa Air Anyir dan itu atas petunjuk pak Gubernur Babel,
terang Samsul

Sayangnya mereka tetap ngotot pembangunan GOR di eks tambang 23 Sungailiat bahkan informasi sudah menyiapkan anggaran untuk pembebesan lahannya.jelas Samsul.

Makanya saya sempet mempertanyakan kenapa harus di eks tambang 23,terus lahan itu milik siapa,hal ini hendaknya diperjelas pinta kades.

Dikatakan Kepala Desa (kades) Air Anyir, dari kabar terakhir yang saya dapat mereka mengirim surat ke Gubernur Babel Erzaldi Rosman Johan meminta arahan mengenai alasan mereka mengatakan kawasan tersebut terkendala dengan air,ironinya lagi anggaran pembanguan sudah siap di kucurkan.

Menindak hal itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman Johan sudah membalas surat tersebut namun saya tidak tahu kelanjutannga cuma dari kabar yang berkembang pak Gubernur setuju (deal) di bangun di Air Anyir kecamatan Merawang pemkab Bangka,imbuh Samsul.

Bahkan Samsul mengatakan dirinya sudah menginvestkan dana pribadi sekitar 2o juta rupiah buat pembangunan Gelanggang Olah Raga.(GOR) pungkas kades Air Anyir kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.