Ragam

Kemarau Mengintai, Disdamkarmatan Bandung Aktifkan Siaga Kebakaran di 151 Kelurahan

adminsigiku.com
×

Kemarau Mengintai, Disdamkarmatan Bandung Aktifkan Siaga Kebakaran di 151 Kelurahan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama musim kemarau. Program Siaga Kemarau diaktifkan serentak di 151 kelurahan untuk memperkuat pencegahan dan respons awal di tingkat lingkungan.

Kepala Bidang Pencegahan Disdamkarmatan Kota Bandung, Adhli Al – Afwan Izwari, mengatakan seluruh kelurahan dilibatkan dalam program tersebut. Penguatan kesiapsiagaan dilakukan dengan menggandeng unsur kewilayahan dan relawan pemadam kebakaran.

“Merespons hal ini, akhir Juli lalu kami mengumpulkan seluruh kelurahan se – Kota Bandung, sebanyak 151 kelurahan. Kegiatan tersebut dihadiri Kasipem dan relawan pemadam kebakaran. Saat ini kami menjalankan program Siaga Kemarau secara serentak di seluruh wilayah,” ujar Adhli, Kamis (10/9/2026).

Menurut Adhli, Siaga Kemarau tidak sekadar berfokus pada penanganan setelah kebakaran terjadi. Program tersebut diarahkan untuk memetakan potensi bahaya sekaligus mencegah kebakaran sejak dari lingkungan masyarakat.

Tahap awal dilakukan dengan mengidentifikasi titik dan kondisi yang berpotensi memicu kebakaran. Hasil pemetaan kemudian menjadi dasar untuk menentukan langkah pencegahan, mulai dari edukasi hingga pemeriksaan sarana dan prasarana pemadam.

“Langkahnya, pertama identifikasi risiko, baru kemudian melakukan intervensi. Bentuk intervensinya bisa berupa edukasi, sosialisasi, atau pemeriksaan sarana dan prasarana (sarpas),” jelasnya.

Adhli menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat pencegahan kebakaran. Respons cepat di tingkat lingkungan dinilai penting karena dapat membantu mengendalikan api sebelum meluas dan petugas pemadam tiba di lokasi.

Untuk mendukung kemampuan penanganan awal tersebut, Disdamkarmatan Kota Bandung telah menyalurkan lebih dari 700 pompa portabel kepada masyarakat melalui masing – masing RW.

“Kami sudah menyalurkan lebih dari 700 pompa portabel ke masyarakat, diserahkan ke masing – masing RW,” tandas Adhli.

Disdamkarmatan berharap program Siaga Kemarau mampu meningkatkan kewaspadaan sekaligus mempercepat respons masyarakat ketika muncul potensi kebakaran.

Terlebih selama musim kemarau, kondisi lingkungan yang lebih kering dapat membuat api lebih cepat muncul dan menyebar sehingga pencegahan sejak tingkat lingkungan menjadi semakin penting.

“Terlebih pada musim kemarau, kondisi lingkungan yang lebih kering dapat membuat api lebih mudah muncul dan menyebar,” tandasnya.