Pewarta : Gervan
Kab. Sumedang – Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan warga yang tergabung dalam BHA (Baraya Haji Acep) melalui aksi sosial membersihkan Dam Bendungan Sayuran di Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Jum’at (4/9/2026).
Kegiatan dilakukan dengan membersihkan area dam dari tumbuhan liar, terutama Eceng Gondok yang tumbuh di permukaan perairan.
Keberadaan Eceng Gondok yang tidak terkendali dinilai dapat mengganggu kondisi ekosistem perairan. Tutupan tanaman yang terlalu rapat dapat menghambat penetrasi cahaya matahari serta pertukaran udara di permukaan air.
Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kadar oksigen terlarut yang dibutuhkan biota air. Sementara tanaman yang mati dan tenggelam dapat menjadi bahan organik yang mengendap di dasar dam dan mempercepat proses pendangkalan.
Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, H. Acep Hidayat Komarudin, A.Md, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Ini bukan sekadar kegiatan membersihkan dam. Ada kepedulian yang lebih besar, yaitu bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga sumber daya air dan lingkungan di sekitarnya agar tetap memberikan manfaat,” kata H. Acep.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga fasilitas dan lingkungan yang digunakan bersama.
“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara. Ketika masyarakat turun langsung, persoalan lingkungan bisa ditangani sejak dini sebelum menjadi lebih besar,” ujarnya.
H. Acep berharap kegiatan sosial BHA Baraya Haji Acep dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Kita ingin kepedulian ini terus tumbuh. Dam bersih, lingkungan terjaga, manfaatnya kembali kepada masyarakat,” pungkasnya.











