Pewarta : Avenk
Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,– Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Kesehatan gencar melakukan sosialisasi tentang apa dan bagaimana hingga langkah – langkah yang perlu dilakukan masyarakat sebagai upaya pencegahan agar tidak terpapar Virus Corona (2019-nCOV) yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya.
Menurut Kasi Promosi Kesehatan (Promkes) pada Dinas Kesehatan Kab.Sukabumi, Cucu Sumintardi, jauh sebelum issue masuknya virus ini ke wilayah Indonesia, pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan berbagai media, baik media massa, radio maupun melalui petugas di Puskesmas.
“Yang dikhawatirkan adalah pola penularan dan penyebarannya yang luar biasa, dalam kurun waktu beberapa bulan saja sejak pertama kali ditemukan di Wuhan China, virus ini sudah menyebar ke berbagai negara dan telah memakan ribuan korban,” ucapnya kepada koransinarpagijuara.com, Kamis (05/03/20).
Karena belum ditemukan obatnya, lanjut dia, maka yang perlu dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya pencegahannya adalah dengan mejalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) antara lain meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga.
Kemudian, biasakan mencuci tangan dengan sabun dan mengeringkannya dengan kain kering yang bersih, “Bagi ummat Islam dengan berwudlu secara tidak langsung sudah mencuci tangan,” tambahnya.
Selain itu, kata Cucu masaklah makanan hingga benar – benar matang, hindari berinteraksi dengan orang – orang dari daerah endemik dan gunakan masker, karena penularannya melalui percikan, “Biasanya jarak penularannya 2 (dua) meter,” katanya.
Dikatakan Cucu, jika hanya mengandalkan petugas dari Dinas Kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat hasilnya tidak akan maksimal, karena terbatasnya tenaga yang ada, untuk itu, pihaknya mengoptimalkan peran petugas di Puskesmas.
“Agar bisa lebih menjangkau masyarakat, tidak menutup kemungkinan menjalin kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan,” pungkasnya.













