Peristiwa

Ketua KPU Ogan Ilir Lantik 48 Sekretariat PPK 16 Kecamatan

adminsigiku.com
×

Ketua KPU Ogan Ilir Lantik 48 Sekretariat PPK 16 Kecamatan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Pelantikan Sekertariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2020 , Bertempat di Aula Gedung LPMP Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Senin (16/03/20).

Sebanyak 48 Sekretariat PPK yang terdiri 3 Orang di setiap Kecamatan dari 16 Kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir dilantik Oleh Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati, yang disaksikan Oleh Bawaslu OI, Ketua Komisi I DPRD OI Zahruddin , Asisten I Setkab OI Rahman Rosidi, Kajari, Kapolres serta Para Camat Se-Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam Sambutannya Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati Mengatakan ini merupakan yang Pertama kali Sekretariat PPK dilantik Oleh KPU Ogan Ilir karena selama ini hanya diberikan SK Pengangkatan saja, “Ini menjadi Pilot Projek untuk Sekretariat PPK di Ogan Ilir, pelantikan Sekertariat dilantik oleh KPU Ogan Ilir, untuk menjadi satu kesatuan yang sama, antara PPK dan Sekretariat PPK,” Ujarnya.

Massuryati Berharap untuk Sekertariat PPK yang baru dilantik agar siap berkerja penuh waktu, “Kita adalah penyelenggara, dan harus netral dalam melaksanakan tugasnya, Ingat sumpah janji yang sudah diikrarkan, jalin komunikasi yang baik dengan PPK dan ingat aturan masing – masing ” Ujarnya.

Dementara Assisten I A.Rahman Rosidi dalam arahannya berpesan, kepada seluruh Sekretariat PPK yang telah dilantik agar dapat membantu kinerja KPU dan turut menjaga kedamaian dalam pesta demokrasi.

“Saya meminta agar KPU dapat dibantu untuk menciptakan pilkada yang baik, ikut menjaga kondusifitas dan junjung tinggi demokrasi dengan bersikap profesional dan menjaga netralitas,” harapnya. 

Ditambahkan, dalam bekerja harus berintegritas, jujur dan cermat. Selain itu Sekretariat harus membaur dan bekerjasama dengan PKK.

“Hati-hati dalam bekerja, karena pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kecermatan, Salah menginput data bisa fatal dan merugikan seseorang atau suatu kelompok.” tukasnya.