Akademia

KNPI Kab.Bogor Dan Pakar Pendidikan Kunjungi SMAN 1 Parungpanjang

adminsigiku.com
×

KNPI Kab.Bogor Dan Pakar Pendidikan Kunjungi SMAN 1 Parungpanjang

Sebarkan artikel ini

Pewarta : tim

Koran SINAR PAGI, Kab.Bogor – Disaat anak didik libur PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh ) dan selesai pembagian raport, SMAN 1 Parungpanjang mendapat kunjungan dari KNPI dan Pakar Pendidikan wilayah Parungpanjang, Senin (28/12/20).

Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Kepala SMAN 1 Parungpanjang, Dudung Nurullah Koswara (DNK) dan Wakasek Humas, Dwi Bowo Susilo.

Diungkapkan Dudung, kunjungan pengurus KNPI Kab.Bogor dan Pakar Pendidikan membahas terkait kerjasama Bidang Pendidikan.

“Kedatangan Ketua KNPI Kab.Bogor, Abdul Hakim dan Pakar Pendidikan, Abi Rohanda adalah untuk memastikan kerjasama terkait mendukung lahirnya layanan pendidikan terbaik bagi anak putus sekolah karena tidak mampu secara ekonomi,” ujarnya kepada koransinarpagijuara.com.

DNK mengatakan, SMAN 1 Parungpanjang berencana menjadi salah satu sekolah “Inklusif Besar” dimana akan menampung semua anak putus sekolah karena masalah ekonomi.

“SMAN 1 Parungpanjang, berencana untuk tidak memungut biaya dan bahkan akan diberi beasiswa atau bantuan fasilitas belajar bagi anak putus sekolah yang diakibatkan oleh masalah ekonomi,” katanya.

Ditegaskan Dudung, SMAN 1 Parungpanjang berkomitmen mewakili negara untuk menyelamatkan anak putus sekolah dari jenjang SMP/MTs agar bisa sekolah di jenjang pendidikan menengah.

“Aksesibilitas dan menaikan Angka Partisipasi Kasar Pendidikan (APK) adalah program Disdik Provinsi jawa Barat. Sebagai kepala sekolah saya akan menindaklanjuti hal tersebut secara serius,” tegasnya.

DNK mengaku pernah bermimpi agar di Kecamatan Parungpanjang tidak ada satu pun anak yang putus sekolah karena masalah ekonomi, “Masa depan dan sekolah anak adalah tanggung jawab setiap orang dewasa, dalam hal ini orangtua guru dan pemerintah,” imbuhnya.

Menurutnya, Ibadah terbaik adalah menolong orang, dan pertolongan terbaik adalah layanan pendidikan bagi anak tak mampu, “Mereka berhak punya masa depan seperti anak dari keluarga mampu lainnya, ladang ibadah terbaik orangtua, guru dan pemerintah adalah selamatkan anak putus sekolah. Mereka berhak punya masa depan lebih baik dan tidak mewariskan kemiskinan karena gagal sekolah,” tandasnya.