Pewarta : Abd Haris
Koran SINAR PAGI, Buol Sulawesi Tengah – Kepala Desa Bokat 4, Hellis Herwati, saat di temui di kantornya, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kab.Buol, maupun Pemerintah Pusat memperhatikan akses transportasi jalan dan jembatan di pedesaan khususnya Desa Bokat 4.
“Dengan kondisi jalan dan jembatan yang kurang bersahabat, benar – benar dapat mengganggu aktivitas warga yang berpergian ke ladang ataupun yang melintasi jalur tersebut,” ucapnya, Rabu (14/04/2021).
Hal tersebut diperparah lagi dengan kondisi pandemi Covid-19, yang dirasa sangat berdampak bagi perekonomian warga.
“Saya selaku kepala desa sangat paham akan hal itu, namun disisi lain sebagai kades saya memiliki tanggung jawab penuh, untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, jika belum bisa diperbaiki semuanya, paling tidak jembatan diprioritaskan terlebih dahulu, pasalnya jembatan tersebut terletak di jalan induk dan merupakan satu – satunya akses penghubung ke ladang masyarakat maupun ke desa tetangga.
“Jika jembatan ini bisa dibangun dengan Dana Desa, pastinya pemerintah desa sudah menganggarkan melalui Dana Desa,” tegasnya.
Mengingat kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan, lanjutnya, Pemerintah Desa Bokat 4 pada tahun 2019 sudah mengusulkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Buol melalui proposal, namun hingga kini belum mendapatkan respon,” katanya.













