Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, H.Tito Karnavian meminta Kepala daerah agar melakukan inovasi dengan tujuan meningkatkan kualitas kinerja untuk mendorong kesejahteraan dan kemudahan pelayanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Kepala Daerah tingkat II Non Petahana hasil Pilkada 2020 yang dilaksanakan secara virtual.
Dalam acara yang diikuti juga oleh Wakil Bupati Sukabumi, H.Iyos Somantri dari Kantor BKPSDM Kab.Sukabumi, Mendagri mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk pengembangan SDM, terutama dalam memperkaya pengetahuan para Kepala Daerah.
Dikatakan, sebelumnya pembekalan kepemimpinan gelombang pertama sudah diselesaikan, pembekalan dihadiri oleh para pejabat Bupati dan wakil Bupati yang pernah bertugas artinya pertahana dan materinya agak berbeda antara pertahana dan non pertahana karena Pertahana sudah mempunyai jam terbang sementara non pertahana belum memiliki pengalaman sebagai kepala daerah serta berasal dari berbagai latar belakang ada dari birokrat, TNI/Polri, Swasta, seniman dan lainnya.
“Materi yang diberikan akan berbeda antara Kepala Daerah Petahana dan Non Petahana, Petahana jam terbangnya sudah ada. Sehingga tidak diberi materi dasar kepemimpinan dan pemerintahan,” ujarnya.
“Pada Kesempatan ini memang kita ingin memberikan masukan karena tugas dari pada kemendagri adalah pembinaan dan pengawasan dari mulai Kepala Daerah sampai dengan desa, kemudian juga DPRD tingkat II yang dibina oleh Kemendagri sesuai degan Undang Undang.
“Kepada Kepala daerah yang baru, Kemendagri sangat penting ikut memberikan pembinaan dengan materi yang bermanfaat bagi peningkatan kapasitas Kepala daerah untuk melaksanakan tugasnya yang tidak ringan,” tambahnya
Mendagri berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti pembekalan ini bisa mengikutinya dengan sungguh sungguh, menyerap materi pembekalan serta mampu menerapkannya secara baik dalam program pembangunan di daerah.
Wabup.Sukabumi, H.Iyos Somantri akan mengikuti kegiatan pembekalan ini selama 3 (tiga) hari, terhitung sejak tanggal 14 Juni 2021 sampai dengan tanggal 18 Juni 2021.













