Politik & Pemerintahan

Kembali ke Level 3 PPKM, Pemkab.Sukabumi Targetkan 70% Vaksinasi di Bulan Desember 2021

adminsigiku.com
×

Kembali ke Level 3 PPKM, Pemkab.Sukabumi Targetkan 70% Vaksinasi di Bulan Desember 2021

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Menyikapi kenaikan level PPKM dari 2 ke 3, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 di Aula BKPSDM Jl. Raya Kadupugur, Cijalingan, Kec. Cicantayan, Kamis (7/10/21).

Dalam rakor tersebut Sekda Kab.Sukabumi, Ade Suryaman menyampaikan beberapa hal penting yang harus segera dilakukan oleh jajarannya terkait ikhtiar penanganan Covid-19.

“Kita harus bekerja keras, bersama – sama untuk mengatasi kenaikan level ini, input data harus benar – benar diperhatikan, ketika datanya sudah sinkron dengan pusat, maka kita bisa berada dalam status level yang baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah bekerja tanpa pamrih, salah satunya dalam mensukseskan program percepatan vaksinasi.

“Namun, saya tetap meminta sosialisasi terkiat vaksinasi terus dilakukan,” tambahnya

Ade berharap, dari Rakor tersebut bisa menghasilkan langkah – langkah strategis penanganan Covid-19, sehingga Kabupaten Sukabumi bisa kembali berada di level 2, “Butuh kerja sama yang baik dari semua stakeholder dalam penanganan Covid-19 ini,” katanya.

Disebutkan, dari laporan para camat terkait progres vaksinasi, bisa diprediksi sudah berapa persen pemberian vaksin kepada masyarakat.

“Kita mentargetkan 70%, vaksin di bulan Desember 2021,” tandasnya.

Terkait kembalinya Kab.Sukabumi ke level 3 PPKM, sebelumnya, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, Indikator yang menyebabkan Sukabumi berada di Level 3 adalah, karena belum tercapainya target 50% dari total jumlah warga yang harus mendapatkan vaksinasi dan target vaksinasi untuk lansia yang belum terpenuhi hingga 30%.

“PPKM Level 3 di Kabupaten Sukabumi, harus banyak dibantu oleh peran masyarakat karena yang sekarang ini tergantung kepada vaksin,” ucap Marwan.