Peristiwa

Ratusan Pohon Sengon Hilang Di Tanah Perhutani Pewarta : Ok

adminsigiku.com
×

Ratusan Pohon Sengon Hilang Di Tanah Perhutani Pewarta : Ok

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ok

Koran SINARPAGI, Kab.Tulungagung,- Progam Kampus Alam Agroforesty yang dimiliki SMKN 1 Tulungagung terbengkalai. Terlihat jelas disaat bangunan gazebo telah rusak dan tidak dibenahi, Ratusan Pohon Sengon juga hilang. Disaat Kepala Sekolah yang dulu pernah bertugas menjabat di SMKN 1 Tulungagung dan sekarang pindah tugas menjabat menjadi Kepala Sekolah SMKN 1 Boyolangu, mendapatkan tugas dari Solikin selaku Pimpinan Kepala Cabang Dinas Pendikan Kabupaten Tulungagung/Trenggalek untuk melihat kebenaran tersebut.

“Disini saya  mendapatkan tugas dari pimpinan saya Bapak Solikin Kepala Cabang Dinas Pendidikan untuk melihat apakah benar pohonnya masih ada atau sudah ditebang” Ujarnya Arik, Kepala Sekolah SMKN 1 Boyolangu.

Melihat tanaman pohon yang dulu di tanam, ternyata sekarang (31/10/2021) malah ratusan pohon sengon tersebut hilang dan terlihat juga ada barusan ditebang. Padahal disitu sudah ada kerjasama yang bernama PKS, aneh  LMDH dan Perhutani tidak tahu.

Arik akhirnya menjelaskan Progam Kampus Alam Agroforesty tersebut ” Tanaman Pohon Sengon dulu yang menanam ada Bapak Bupati Dan Bapak Wakil Bupati Tulungagung dan jajarannya mulai bantuan bibit tanaman dari Pemerintah, Bibit Tanaman dari Siswa-Siswi SMKN 1 Tulungagung, Bantuan Bibit Kelapa dari Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan, dan Petani ikut menanam, dari pihak Perhutani juga ikut membantu dalam jalannya Progam Kampus Alam Agroforesty, disitu sebelumnya juga sudah terjadi kerjasama yang namanya PKS di tahun 2017 antara pihak sekolah, LMDH, Perhutani dan Petani setempat untuk dikaryakan dan sewaktu itu tanaman pohon mulai subur di tahun 2018 di tanah seluas 49 Hektar untuk tanah yang di kelola dari Luas Tanah 77 Hektar.

Di Tahun 2018 bulan ketiga saya pindah tugas semoga nanti bisa diteruskan oleh kepala sekolah yang menggantikan karena disitu juga ada tanaman jeruk semoga nanti SMKN 1 Tulungagung dan Petani bisa mendapatkan hasilnya karena sudah ada perjanjian PKS. Tapi disini saya betapa kagetnya setelah melihat benar ratusan pohon sengon banyak yang hilang dan itu juga ada yang barusan ditebang padahal pohon sengon itu juga masih muda dan perihal ini akan saya sampaikan kepada pimpinan yang telah memberikan tugas” Ujarnya Arik Selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Boyolangu

Saat diklarifikasi kepada Muhari (03/11), Kepala Sekolah SMKN 1 Tulungagung sulit untuk dihubungi