Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd
(Dewan Pembina PGRI dan Ketua DPP AKSI)
Adalah Raden Caca Danuwijaya lulusan UPI dan UNPAD memilih menjadi guru. Ia menjadi guru paling favorit dihadapan anak didiknya. Ia menjadi guru paling “seleb” di sekolahnya.
Caca Danuwijaya adalah guru unik dan gaul, mengikuti zaman anak didiknya. Saya menulis ini karena ada anak didik jauh di ujung perbatasan Jawa Barat yang memperlihatkan tayangan guru tiktoker.
Dua anak didik ini menanyakan pada Saya ini rekan Bapak ? Saya jawab, Ia sesama pendidik. Anak ini menjelaskan bahwa tayangan tiktok Caca Danuwijaya yang baru saja diunggah sudah melampaui “netizen” lebih dari 500 ribu orang.
Raden Caca Danuwijaya adalah diantara Guru Penggerak Genuine. Ia aktif di sejumlah organisasi. Mulai dari Ketua IPSI, MGMP Jawa Barat, aktivis PGRI, Ikatan Alumni UNPAD, Ikatan Alumni UPI, penyanyi, penulis dan kini tiktoker.
Kadang Ia terlihat lebay atau sangat lebay. Namun ini Ia lakukan untuk membangun sebuah “modus” terutama bagi anak didiknya. Caca Danuwijaya adalah pemulia dan pelayan anak didik. Cintanya pada anak didik lebih luar biasa, saat diberi kepercayaan sebagai guru yang melayani bidang kesiswaan.
Sejak menjadi guru honorer Ia sudah menulis di koran cetak Pikiran Rakyat. Ia pun penyanyi yang lumayan menghibur, suaranya melengking tinggi. Seolah menjelaskan lengkingan nasib guru, guru harus didengar, dimuliakan dan dihormati.
Caca Danuwijaya adalah pakar kesundaan juga. Sejumlah tulisan Sunda di Kota Sukabumi terkait dengan dedikasinya pada dunia kesundaan. Sahabat akrabnya di Kota Sukabumi adalah Kang Warsa, cendikiawan kolumnis Kota Sukabumi. Ia selalu “learning” kesundaan bersama Kang Warsa .
Beruntung anak didik yang menjadi muridnya mendapatkan layanan terbaik dari guru favorit Caca Danuwijaya. Sebaik baiknya guru adalah yang diidolakan anak didiknya. Caca Danuwijaya sampai saat ini adalah guru paling akrab dengan anak didiknya.
Sebagai Dewan Pembina PGRI dan Ketua DPP AKSI Saya apresiasi kehadiran guru guru yang punya unikasi. Guru guru yang terus bergerak mengembangkan diri. Guru Penggerak yang terus bergerak karena panggilan hati dan panggilan profesi.
Para kepala sekolah sebaiknya lebih apresiatif pada guru guru favorit dihadapan anak didik. Mengapa ? Karena Ia adalah kepanjangan tangan kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran. Kepala sekolah berutang banyak pada guru guru hebat di setiap sekolahan.











