Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Kondisi jalan di daerah Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut banyak yang rusak parah dan berlubang, namun sampai saat ini belum adanya pemeliharaan dari pemerintah untuk memperbaikinya, bahkan Cibatu sendiri tidak termasuk dalam daftar rekontruksi jalan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Garut.
Dalam hal ini masyarakat kecewa dengan pemerintahan Rudy-Helmi yang seolah-olah mendiskriminasi pembangunan yang ada di Kabupaten Garut. Seperti dikatakan Ketua Umum LSM Laskar Garut Mandiri (Lagam) Yudi Setia Kurniawan.
“Saya sebagai tokoh masyarakat di Cibatu jelas kalau ada diskriminasi perbedaan prioritas pembangunan jalan itu menolak keras karena kita juga sama masyarakat Cibatu juga membayar pajak dari PPH dan PPN dari pajak kendaraan bermotor, dari semua yang masuk ke APBD,” ucapnya, (2/2/2022).
Dikatakannya, artinya skala prioritas memang diperlukan namun tanpa tapi, pasalnya jalan yang berada di Kecamtan Cibatu juga yang kondisinya rusak parah seperti di jalan utama dari Puskesmas ke arah Garut kota itu Jalan Utama Cibatu yang rusak, hal itu tidak boleh ada diskriminasi di Cibatu serta tidak dibangun.
Yudi menyatakan bahwa kepemimpinan Rudi Gunawan itu belum bisa dikatakan sukses dan berhasil sementara hari ini pembangunan infrastruktur yang digembar-gemborkan bupati itu tidak berbanding lurus dengan pelayanan masyarakat.
“Namanya juga jalan umum itu kan salah satu pelayanan masyarakat publik wajib diperhatikan, karena bagaimanapun kondisional hari ini terutama di kecamatan Cibatu banyak jalan-jalan provinsi yang Kondisinya sudah parah itu harusnya segera di usulkan oleh pemerintah Kabupaten Garut,” ujar Yudi.
Berbicara beban provinsi, Yudi menegaskan pemerintah Kabupaten Garut artinya harus ada kemauan seorang Rudi Gunawan dan kepala dinas PUPR terkait pemeliharaan tersebut dan jangan sampai membangun jalan yang baru sehingga jalan yang ada diabaikan.
Dirinya meminta semua pihak baik DPRD legislatif atau eksekutif menjadi perhatian khusus sehingga jangan fokus membuat jalan baru yang tidak rampung sementara jalan yang ada pemeliharaan yang buruk. ini menjadi cambuk pemerintahan di Kabupaten Garut.
Yudi mengingatkan, jangan fasilitas yang selalu diinjak masyarakat tidak diperhatikan, pihaknya tidak akan mundur, terus mengkritisi kebijakan kebijakan pemerintahan yang menyangkut hajat umum, kepentingan umum.
