Pewarta : Iwan Brata
Kota Prabumulih – Dalam menghadapi dan menekan kasus stunting di bumi seinggok sepemunyian yang mana berdasarkan data pusat kota Prabumulih masih ada sekitar 188 kasus atau sekitar 22 persen.
Guna menanggulangi menekan Angka stunting tersebut pemerintah kota Prabumulih melalui dinas kesehatan kota Prabumulih melakukan kegiqtan Rembuk stunting di Aula RSUD kota Prabumulih.
Turut hadir dalam giat tersebut, wakil walikota Prabumulih H.Ardiansyah Fikri,SH kepala Bapeda kota Prabumulih, Ir.Abu sohib, kepala Dinas kesehatan kota Prabumulih dr.Hesti widianingsih ketua TP.PKK kota Prabumulih beserta wakil TP PKK kota ,Danramil 404-02/PBM Kapten CZi Didi Suratman ,prabumulih.
Kegiatan ini adalah sebagai langkah pelaksanaan Aksi konvergensi percepatan penurunan pencegahan stunting di kota Prabumulih.
Dalam Rangka menekan Angka stunting di bumi seinggok sepemunyian ini , Wakil walikota Prabumulih, H.Ardiansyah Fikri SH ,menekankan Agar para camat hingga kepala Desa dan lurah se kota Prabumulih untuk saling berkordinasi dengan puskesmas setempat.
Sementara Kepala dinas kesehatan kota Prabumulih dr,Hesti widianingsih menyatakan bahwa jika kompak untuk menangani kasus stunting ini sangat berkemungkinan kota Prabumulih.
Bisa saja zero stunting ,di tahun 2022 kota Prabumulih ada 17 kelurahan fokus penanganan stunting sedangkan di tahun 2023 menjadi 13 kelurahan akan di adakan penekanan penurunan kasus stunting makanya kita semua harus bahu membahu dalam menagani kasus stunting secara bersama sama













