Pewarta – Roy P
Kota Ambon – Anggota Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Dr Candi, Andi Munasir, S, Farm,M Si, Apt, menilai pelayanan PLN semakin hari semakin buruk dan mengecewakan.
Untuk melayani kebutuhan masyarakat Maluku, bahkan sangat mundur, lanjutnya, apalagi pemerintah ingin menerapkan teknologi dengan sistim mobil listrik kewel.
“Untuk stok tiang listrik saja belum sampai ke pelosok negeri di Maluku,” katanya, saat ditemui awak media belum lama ini.
Berbicara soal mobil listrik, Munasir menganggap tidak cocok dengan keadaan di Maluku yang berbukit dan tidak layak.
“Bagus kalau kompor listrik sudah ditolak, karena sangat membebani, apalagi di Maluku sarana dan prasarana jaringan listriknya masih minim,” imbuhnya.
Disebutkan, Listrik hanya menyala setengah hari di Maluku, jadi tidak cocok, kalau di tempat lain seperti Jakarta boleh, ujarnya.
Andi, meminta agar PLN menuntaskan dulu masalah Listrik sebelum program mobil listrik diterapkan.
“Mobil Listrik nanti dulu lah, lebih baik tuntaskan dulu masalah listrik di Maluku sampai 100 persen,” ujarnya.
Dikatakan, secara keseluruhan, pelayanan listrik di Indonesia sudah 98 persen, dan 2 persen sisanya belum terlayani listrik, termasuk di Maluku, faktanya di beberapa Kabupaten di Maluku belum terlayani listrik.
“Kita tidak boleh bicara hal yang bombastis, apalagi mobil listrik termasuk barang mewah, mending kita benahi apa yang jadi prinsip dasar yaitu pelayanan listrik 100 persen di Maluku sesuai program Pemerintah Indonesia Terang Benderang,” pungkas Munaswir.













