OPINI/Artikel

Peristiwa Halloween Itaewon, Kaum Muslim Jangan Terpesona

adminsigiku.com
×

Peristiwa Halloween Itaewon, Kaum Muslim Jangan Terpesona

Sebarkan artikel ini

Oleh : Salsabila Rida (Ibu Rumah Tangga)

Sebagai kaum Muslim seyogyanya mengambil pelajaran dari kasus perayaan Halloween di Itaewon, Korea

Kasus Itaewon ini adalah suatu bentuk pelajaran penting untuk kita semua yang beragama islam. Jangan sampai kita semua, terkhusus anak-anak muda Islam terjerumus dalam kegiatan Halloween.

Apalagi kegiatan Halloween itu menimbulkan korban jiwa. Sebagaimana dikabarkan bahwa pesta Halloween di Itaewon Korea Selatan telah menewaskan 153 orang dan 80 orang terluka. Mati akibat perbuatan yang buruk tentu sangat harus dijauhi dalam Islam.

Jika kita mau mencari tentang Halloween, sudah barang tentu bukan berasal dari Islam. Bahkan jauh dari konteks, konsep, dan peradaban Islam. Selain itu, simbol dan nama-nama terkait perayaan Halloween sama sekali tidak ada hubungannya dengan khazanah Islam. “Halloween adalah tradisi diluar islam.

Tetapi miris, sebagian muslim malah ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Meski hanya foto bareng atau foto selfie dengan kostum Halloween. Sungguh hal ini sudah jauh menarik kaum Muslim kedalam penyerupaan suatu kaum, dan sudah jelas tidak ada faedahnya.

Halloween, harusnya tidak boleh ditiru bahkan diikuti karena bukan budaya negri muslim. Bahkan ini adalah jebakan bagi kaum muslim.

Perayaan Halloween juga tidak lain bagian dari produk budaya populer dimana sangat disukai banyak orang, dan jebakan bagi kaum muslim.

Kapitalisme juga yang menciptakan kepalsuan di kalangan banyak orang, menjadikan kaum muslim banyak ikut ikutan trend dan seakan itu adalah hal relatif tanpa menyelisihi aturan beragama. Budaya ini bergerak cepat, sampai-sampai tanpa sadar masyarakat senang hati tunduk dengan hal hal baru diluar tuntunan agama,bahkan menjerumuskan pada kegiatan kegiatan meyerupai kegiatan kaum kafir.Arus opini begitu gencar dimana hal-hal yang dangkal cepat cepat dicerna, itu juga menjadi trend.

Sudah menjadi keharusan untuk generasi muda Muslim menyadari bahwa banyak jebakan yang bisa membuat mereka lengah dan kemudian terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang agama. Hal ini akan menjadi panduan ampuh agar kaum Muslim tidak terjerumus menjadi pembebek budaya Barat dan pengamal budaya buruk.

Karena islam sudah memberikan kejelasan dalam Al-quran dan kita memiliki contoh yaitu Rasulullah SAW dan para sahabatnya untuk sebenar benarnya beragama. Contoh yang bisa menuntun kita untuk menentukan mana yang salah dan mana yang benar. Begitulah yang seharusnya dilakukan, dan memupuk kesadaran serta mempelajari lagi semakin dalam apa itu arti beriman kepada Alloh SWT dan rasullnya.

Walahu a’lam