Pewarta : Iwan Brata
Kabupaten Muara Enim – Warga Desa Aur, Kecamatan Lubai digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki – laki tanpa identitas dalam kondisi membusuk tergeletak di rawa – rawa areal PTPN7 pada hari Jum’at (17/02/2023) sekira pukul 15.00 Wib.
Menurut keterangan saksi Saiful (43), warga Desa Karang Mulya, saat sedang menyadap karet, dirinya mencium bau busuk, setelah ditelusuri, bau tersebut ternyata berasal sesosok mayat seorang laki – laki yang sudah membusuk, mengambang dirawa-rawa.
Kaget dengan yang dilihatnya, Saiful kemudian melaporkan temuannya kepada warga sekitar dan Kepala Desa Karang Sari Yubendri, melalui sambungan telepon.
Mendapat laporan tersebut, Kades Karang Sari bersama warga sekitar kemudian mendatangi lokasi ditemukannya mayat tersebut, selanjut, melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak Polsek Rambang Lubai.
Setelah mendapat laporan tersebut, Kapolsek Rambang Lubai AKP Henrinadi, SH., MH didampingi anggota bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Beringin mendatangi tempat ditemukannya mayat untuk di evakuasi dan dibawa ke RSUD Prabumulih untuk dilakukan visum et refertum.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dokter menemukan ada luka gorokan di leher korban, luka bacok di kepala bagian kanan, luka bacok dibagian lengan kanan, luka dikaki kanan dan kiri.
Korban yang menggunakan baju kaos lengan pendek warna hitam, celana panjang Linmas (Hansip) dan didalamnya memakai celana pendek warna biru ini diperkirakan sudah meninggal sejak 3 hari lalu.
Kendati sudah mengambil sidik jari korban, Tim INAFIS Polres Muara belum berhasil mengidentifikasi identitas korban yang saat ini masih berada di Kamar Jenazah RSUD Prabumulih tersebut.













