OPINI/Artikel

Aborsi Marak Generasi Rusak

adminsigiku.com
×

Aborsi Marak Generasi Rusak

Sebarkan artikel ini

Oleh : Rindi Sartika (Ibu Rumah Tangga)

Lagi -lagi kita mendengar kasus yang sungguh membuat miris. Kepolisian Resor Kota Besar Bandung membongkar penjualan obat ilegal untuk praktik aborsi. Bahkan polisi pun mengamankan dua orang tersangka dalam membongkar kasus ini.

Dikatakan Kapolresta Bandung Kombespol Kusworo Wibowo, pengungkapan kasus tersebut hasil dari patroli siber jajarannya yang mengindikasikan maraknya peredaran gelap obat untuk menggugurkan kandungan. Beliaupun mengungkap kasus aborsi ilegal ini dilakukan seseorang yang bukan dokter, namun mengatasnamakan dokter dan menjual obat-obat terlarang yang seharusnya diperjualbelikan berdasar resep dokter. Untuk sarana yang digunakan tersangka SM dalam melakukan aborsi adalah obat keras jenis CM tablet 200 Mcg yang dijual dengan harga Rp 1,5 juta per satu setrip atau sebanyak 10 butir kepada pada para korban.

Sudah kita fahami apa itu aborsi. Bahwa yang dinamakan aborsi itu adalah suatu tindakan pengguguran atau pembunuhan janin dalam kandungan. Biasanya tindakan ini dilakukan pada kehamilan yang memang tidak diinginkan meskipun adakala nya aborsi dilakukan atas alasan kesehatan.

Melihat fakta diatas, ini membuktikan bahwasanya mulai maraknya penjualan obat ilegal untuk praktek aborsi, menandakan semakin banyaknya permintaan dari masyarakat untuk melakukan tindakan aborsi. Dan ini sungguh mengerikan. Melihat mayoritas bangsa kita berpenduduk muslim, ironisnya apa yang mereka lakukan ternyata jauh dari prilaku yang menunjukan bahwa mereka adalah kaum Muslim. Dan ketika kita cermati, sebetulnya yang menjadi penyebab akar masalah dari maraknya permintaan aborsi adalah banyak nya kasus kehamilan yang memang tidak diinginkan, yang disebabkan karena para pelaku yang kebanyakan perempuan direntang usia remaja hingga dewasa tidak memiliki batasan dalam pergaulan, adanya campur baur antara laki-laki dan perempuan atau ikhtilat, berkhalwat, kemudahan mengakses foto-foto juga video berbau fornografi, para perempuan yang memakai pakaian minim yang tidak sesuai dengan syariat dan malah banyak meniru barat, sehingga manusia yang memang memiliki garizah nau juga rasa ketertarikan kepada lawan jenis akhirnya tidak kuat menahan hasratnya dan ingin disalurkan namun dengan cara yang salah, yaitu melalui perzinahan. Alhasil ini menjadi salah satu ciri bobroknya sistem saat ini yang diakibatkan oleh sistem sekuler dimana adanya pemisahan agama dari kehidupan.

Satu-satunya cara yang paling tepat mengatasi ini adalah dengan mengembalikannya pada sistem islam. Bagaimana pun alasannya dalam islam aborsi jelas haram. Entah itu aborsi yang memang dilakukan oleh pasangan yang belum menikah, dikarenakan mereka merasa kehamilannya sebagai aib, atau aborsi ini juga rentan dilakukan oleh pasangan yang sudah halal menikah hanya karena mereka tidak memiliki kesiapan ekonomi yang menyebabkan ketakutan tidak bisa mengurus anak mereka, padahal jelas-jelas rizki itu datangnya dari Allah, dan Allah menitipkan amanah tentu dengan rezekinya pula. Aborsi haram karena ini merupakan suatu tindak pembunuhan.
Barangsiapa membunuh seorang manusia, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruhnya. Apalagi jika yang dibunuh adalah anak darah daging sendiri yang tidak berdosa. Ini terdapat dalam firman Allah QS Al-maidah ayat 32 yang berbunyi:
“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.
Islam sangat menghargai sebuah nyawa manusia, maka dari itu islam kemudian akan memberikan hukuman yang tegas kepada para pelaku praktek aborsi.

Hukuman qisash bagi pelaku pembunuhan, juga hukuman rajam bagi pezina yang sudah menikah dan dera bagi pezina yang belum menikah. Hukuman ini akan disaksikan oleh semua masyarakat dan ini tentu akan menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.Selain itu sistem islam juga akan memberikan pendidikan yang tentu saja berbasis islam. Pengokohan aqidah juga ahlak yang ini akan membuat kasus-kasus semacam aborsi tadi bisa diminimalisir bahkan dihilangkan. Kemudian perlunya juga kepedulian antar masyarakat dalam amar ma’ruf nahi munkar, saling mengingatkan, dan mengawasi ketika ada diantara mereka yang mulai berprilaku tidak sesuai dengan aturan. Karena hanya dengan islam pergaulan dapat terjaga dan ketentraman di masyarakat akan terasa.
Wallahualam bissawab