Diduga Kuat Oknum Baitulmal Kota Langsa Mengusir Mualaf Miskin Dari Komplek Mualaf

0
283

Pewarta : Zulfadli, M.M.

Koran SINAR PAGI, Langsa-Aceh Pasalnya beberapa mualaf yang menetap diperumahan komplek mualaf, diduga kuat diusir dari perumahan komplek mualaf tersebut dan informasi ini didapati dari sumber yang terpercaya dan tidak mau disebutkan namanya.

Ironisnya sementara petugas dari Baitulmal Langsa berserta oknum Plt Sekretaris Baitulmal Kota Langsa  menempati perumahan komplek mualaf tersebut, semestinya perumahan itu ditempati oleh para mualaf berserta Ketua mualaf bukan yang  nota bene seorang Pegawai Negri Sipil yang bisa kredit perumahan, tidak harus tinggal disitu bersama mualaf, mereka bukan salah satu mualaf, tentunya hal ini bisa menimbulkan  kecemburuan sosial dan penyalagunaan wewenang.

Sementara itu mualaf yang diduga akan diusir oleh oknum Baitulmal Kota Langsa dari komplek perumahan mualaf, mereka tidak punya uang untuk sewa rumah. Jangankan untuk sewa rumah, untuk makan saja mereka susah, jauh dari 4 sehat, 5 sempurna.

Yang menakjubkan uang transportasi mualaf pun dihilangkan dari program tersebut, mereka mengharapkan adanya kebijakan dari pemerintah daerah yang bersifat bantuan untuk memberikan rumah yang ukuran kecil yang tidak perlu harus sewa lagi.  Kalaulah diberikan uang separuh untuk sewa rumah dari oknum Baitulmal Kota Langsa, kemana lagi harus mereka tutupi separuhnya untuk pindah dan sewa rumah. Sementara sewa rumah di Kota Langsa paling sedikit 3 juta, tentunya ini menjadi beban mualaf yang dalam keadaan miskin,  jangankan sewa rumah untuk makan saja terancam, ” kata salah satu narasumber KSP yang tidak mau disebutkan namanya.

Bahwa kehidupan saat ini  serba mahal, yakni mulai dari bahan dan lain-lain. Dilain pihak pekerjaan yang sesuai dengan UMR pun sulit di Kota Langsa. Hal ini menjadi kendala bagi kehidupan  mualaf yang miskin. Seharusnya mereka diberikan tempat tinggal dan perkerjaan yang memadai tidak mesti, berkerja dipemerintah asalkan mendekati UMR pun mereka akan bersyukur dan ini juga yang menjadikan permasalahan yang terbesar dari mualaf tersebut, pasalnya tahun depan mereka wajib mencari uang untuk biaya sewa rumah.

Disisi lain Mualaf  dijanjikan oleh oknum baitulmal, apa bila mereka keluar dari komplek perumahan mualaf, akan diberikan santunan separuh  uang sewa rumah. Hal ini diduga direncanakan oleh Sekretaris Baitulmal Kota Langsa,  diduga menugaskan bawahannya mendatangi mualaf tersebut. Menurut info yang dari sumber KSP yang yang tidak mau disebutkan namanya, petugas tersebut pernah mengatakan kepada beberapa mualaf agar jangan bilang-bilang mengenai permasalahan ini kepada masyarakat yang tinggal disekitar komplek perumahan mualaf.

Pada kesempatan lain KSP menghubungi oknum Sekretaris Baitulmal Kota Langsa via telpon genggam, 08137634xxxx dan disaksikan oleh narasumber KSP, tetapi nomor tersebut  tidak aktif,  hingga berita ini ditayangkan belum ada penjelasan dari pihak Baitulmal (15/01/2024).