Akademia

Jelang Pilbup, Ketua PGRI Kab.Bogor Diduga Terlibat Penggiringan Massa

adminsigiku.com
×

Jelang Pilbup, Ketua PGRI Kab.Bogor Diduga Terlibat Penggiringan Massa

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Jelang perhelatan pilkada di bumi tegar beriman dalam pemilihan bupati bogor yang sebentar lagi akan digelar bukankah sudah seharusnya semua pihak bisa menahan diri, turut mendukung dan menjaga nertalitas demi suksesnya pesta rakyat tersebut guna menentukan pilihan.

Akan tetapi, Jelang momentum dimaksud tidak berlaku bagi organisasi PGRI kabupaten bogir yang dinakhodai oleh Amsohi selaku Ketua, bagaimana tidak, berdasarkan dari laporan narasumber www.koransinarpagijuara.com dan di pertegas berdasarkan hasil investigasi lapangan terkait adanya upaya penggiringan massa yang patut diduga kuat dilakukan oleh organisasi PGRI Kab. Bogor pada saat pembinaan ditingkat Kecamatan tentunya, selain sudah menodai citra organisasi dengan cara berafiliasi dengan salah satu pertai politik demi memenangkan salah satu kandidat yang dalam prakteknya selain secara terselubung juga sangat terstruktur, terorganisir, sistematis dan masif.

Disinyalir, bukan hanya sekedar penggiringan massa yang di tunggangi berbagai unsur kepentingan terselubung semata yang di lakukan oleh ketua pgri kab bogor, akan tetapi sudah berbau pungli secara berjamaah yang banyak di keluhkan oleh jajaran Kepsek SDN se Kabupaten Bogor atas berbagai kebijakan yang terkesan terlalu menginterpensi mereka, seperti diketahui”, atas di berlakukanya kebijakan yang terkesan kebablasan tersebut pada akhirnya membuat mereka memutar otak sehingga lagi – lagi Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang dijadikan sebagai sumber anggaran yang di bebankan.

Sementara dari sisi anggaran organisasi PGRI sudah ada tersendiri berdasarkan keterangan dari Kesbangpol, sementara untuk iuran wajib yang dibebankan per bulanya kepada anggota,  sementara kita anggaranya dari mana pak tutur beberapa narasumber, kalau tidak mengotak – atik dana bos seraya meminta jati dirinya di rahasiakan.

Dalam waktu dekat, gabungan beberapa pegiat anti korupsi yang memang konsen dalam mengawal laju dan terciptanya roda pemerintahan dan birokrasi yang bersih bebas korupsi akan segera menindak lanjuti adanya temuan dugaan pungli di tubuh organisasi PGRI Kab. Bogor dengan melakukan upaya suport data kepada APH demi penegakan supremasi hukum (tipikor), seperti di ketahui, saat ini kita sedang melengkapi data dan menghitung estimasi kerugian egara dalam pusaran organisasi pgri mulai dari jumlah guru pns kisaran 4000, hingga guru P3K 9000 yang sudah kita kantongi.

Di duga kuat miliaran rupiah Dana BOS yang dijadikan sumber mata anggaran (in come) oleh Ketua PGRI menguap sekaligus menjadi catatan kelam akhir – akhir ini.