Seni dan Budaya

Lima Pesilat Sang Maung Bodas Mengajar di Sekolah Gracio Singapore

adminsigiku.com
×

Lima Pesilat Sang Maung Bodas Mengajar di Sekolah Gracio Singapore

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ida

Kota Sukabumi – Berbagai keunggulan dimiliki Ponpes Dzikir Alfath Kota Sukabumi, yang dipimpin oleh KH. Fajar Laksana, salah satunya Pencak Silat Aliran Sang Maung Bodas dan menjadi Anggota IPSI Kota Sukabumi.

Menurut data yang diperoleh, Pencak Silat Aliran Sang Maung Bodas ini sudah mempunyai cabang di 24 Provinsi di Indonesia dan beberapa negara, seperti Singapore, Malaysia, Jepang, Quwait, Turkey dengan murid yang tersebar di berbagai negara di Eropa, Amerika, Timur tengah dan Asia.

“Kami punya agenda rutin bersama para Pesilat dari Eropa untuk belajar dan berkunjung dalam kegiatan Pencak Silat Sunda Camp,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, setiap tahun Paguron Sang Maung Bodas melaksanakan Pencak Silat Day Alfath dan Saresehan Pencak Silihwawangi.

“Seiring dengan berdirinya Ponpes Dzikir Alfath, berarti tahun ini, yang ke 15 kalinya kami menyelenggarakan Pencak Silat Day dan Saresehan Pencak Silat Silih Wawangi, bekerjasama dengan IPSI Kota Sukabumi,” tambahnya.

Disebutkan, Kegiatan Pencak Silat day Alfath meliputi, Festival Jurus Khas Aliran Sang Maung Bodas, Pertandingan Maen Boles dan Adu Lisung serta Saresehan Penca Silat Silih Wawangi dengan mengundang Paguron Silat dari dalam negri maupun luar negri.

“Saresehan kali ini akan diikuti peserta dari Singapore dan Malaysia,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Paguron Sang Maung Bodas juga mengadakan acara pelepasan 5 orang Pesilat terbaiknya untuk mengajar dan melatih siswa di Sekolah Gracio Singapore.

“Ini permintaan langsung dari sekolah Gracio untuk mengajarkan Pencak Silat Aliran Sang Maung Bodas dan Jurus Baku IPSI,” jelasnya.

Selain memiliki banyak prestasi baik didalam maupun luar negeri, Pencak Silat Sang Maung Bodas juga kini sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak benda Provinsi Jabar.

Sebelumnya, Maen Boles (Bola Leungeun Seuneu) telah ditetapkan Menjadi WBTB tingkat nasional dan mendapatkan Rekor Dunia Muri, sedangkan Seni Budaya Ngagotong Lisung menjadi WBTB Prob.Jabar, dan sekarang Jurus Khas Aliran Sang Maung Bodas yaitu Golok Kala Petok serta Upacara Adat Mapag Tamu Agung telah diterima dan di Proses menjadi Warisan Budaya Tak Benda di Prov.Jabar.