Pewarta : Lina SC
Kab. Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan perhatian khusus pada keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 2026 yang didominasi lansia. Meski jumlah jemaah tahun ini turun signifikan, pelayanan dan pengawasan tetap diklaim menjadi prioritas utama.
Sebanyak 89 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT resmi dilepas oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, di Masjid Ash-Shiddiq, Kompleks Pemkab Bandung Barat, Rabu (13/5/2026).
Jeje menyebut, penurunan jumlah jemaah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 1.200 orang menjadi tantangan tersendiri. Namun ia menegaskan pemerintah daerah tetap memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman dan tertib.
“Alhamdulillah hari ini kita melepas Kloter 29 KJT. Ini bentuk perhatian pemerintah untuk kelancaran ibadah haji tahun ini,” ujarnya.
Mayoritas jemaah tahun ini merupakan lanjut usia, sehingga membutuhkan pendampingan dan layanan kesehatan ekstra selama proses ibadah. Pemkab Bandung Barat pun menyiapkan petugas khusus untuk memastikan kondisi jemaah tetap terpantau.
“Meskipun jumlahnya berkurang, kami tetap memastikan pelayanan maksimal, terutama karena banyak jemaah lansia,” kata Jeje.
Selain aspek pelayanan, Pemkab juga menyoroti pentingnya dukungan spiritual dari para jemaah. Jeje bahkan meminta doa agar Kabupaten Bandung Barat diberi keberkahan dan terhindar dari musibah selama masa kepemimpinannya.
Tahun ini, lokasi pelepasan jemaah juga dipindahkan ke Masjid Ash-Shiddiq. Pemerintah daerah membuka kemungkinan lokasi tersebut menjadi titik tetap pemberangkatan haji ke depan, menyesuaikan kapasitas dan jumlah jemaah.













