Ragam

BPC HIPMI Cianjur 2026 – 2029 Resmi Dilantik, Targetkan Investasi Tumbuh 100 Persen

adminsigiku.com
×

BPC HIPMI Cianjur 2026 – 2029 Resmi Dilantik, Targetkan Investasi Tumbuh 100 Persen

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kabupaten Cianjur – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cianjur periode 2026 – 2029 resmi dilantik oleh Ketua BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, di Aula Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (24/8/2026).

Pelantikan kepengurusan baru tersebut mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Mendorong Inovasi, dan Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Bistok Simarmata Obaja, Wakapolres Cianjur Kompol Wahyu Maduransyah, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Suci Wijayanti, perwakilan Satbrimob Polda Jawa Barat, Ketua KONI Cianjur, serta Ketua KADIN Cianjur.

Ketua BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, berharap kepengurusan baru HIPMI Cianjur dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong jajaran HIPMI Cianjur untuk menghadirkan berbagai inovasi serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

“Tentunya HIPMI ini diharapkan dapat mendukung visi dan misi Kabupaten Cianjur melalui program ekonomi yang berdampak langsung,” kata Radityo.

Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Cianjur periode 2026 – 2029, Cahya Ibrahim, menargetkan pertumbuhan investasi di Kabupaten Cianjur mencapai 100 persen selama tiga tahun masa kepemimpinannya.

Target tersebut dibagi dalam tiga tahapan. Pada tahun pertama, HIPMI Cianjur menargetkan pertumbuhan investasi sebesar 25 persen. Target serupa kembali dipasang pada tahun kedua, sementara pada tahun ketiga pertumbuhan investasi ditargetkan mencapai 50 persen.

“Memang untuk tahun pertama kami targetkan sekitar 25 persen, tahun kedua naik 25 persen, dan tahun ketiga 50 persen. Makanya kami belum bisa menentukan nilai nominal target investasi karena belum memiliki data komprehensif mengenai kebutuhan investasi di Kabupaten Cianjur,” ujar Cahya.

Untuk merealisasikan target tersebut, HIPMI Cianjur berencana mengundang investor untuk melihat langsung berbagai peluang usaha dan potensi ekonomi yang tersedia di Kabupaten Cianjur.

Menurut Cahya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan Cianjur sebagai daerah yang ramah investasi sekaligus membuka peluang usaha baru untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain fokus pada investasi, HIPMI Cianjur juga menyiapkan berbagai program pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha mengatasi berbagai persoalan, terutama terkait akses permodalan, perizinan, dan pengembangan usaha.

Cahya mengatakan HIPMI Cianjur sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman dengan Bank bjb untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Selain itu, pihaknya juga tengah membangun komunikasi dengan sejumlah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Tujuannya untuk mendorong program pembiayaan KUR hingga Rp100 juta tanpa agunan bagi UMKM yang memenuhi persyaratan. Program tersebut akan HIPMI sosialisasikan kepada pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya,” pungkasnya.

Kepengurusan BPC HIPMI Cianjur periode 2026 – 2029 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Cianjur.