Foto : Ilustrasi
Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Perayaan Idul Adha di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, diwarnai insiden Sapi Kurban mengamuk dan kabur ke area hutan sesaat setelah diturunkan dari truk pengangkut.
Sapi berukuran besar yang didatangkan dari Depok itu lepas saat hendak diturunkan di depan masjid pada sore hari sebelum Lebaran. Hewan tersebut langsung berlari ke kawasan hutan, sehingga terjadi aksi pengejaran warga dan panitia kurban hingga malam hari.
Kepala Desa Mekarjaya, Soleh Komarudin, mengatakan pencarian sempat dihentikan karena kondisi gelap dan medan yang sulit dijangkau.
“Warga mengejar sampai malam, tetapi tidak ditemukan karena masuk area hutan dan semak,” ujarnya, Rabu (27/5/2026) lalu.
Pencarian kembali dilanjutkan keesokan harinya usai salat Idul Adha. Informasi keberadaan Sapi akhirnya diperoleh setelah pemerintah desa menyebarkan informasi melalui media sosial dan mendapat laporan dari warga.
Sapi kemudian ditemukan di sekitar Sungai Cikari, perbatasan Desa Mekarjaya dan Desa Kubangbandung, sekitar pukul 09.00 WIB.
Karena kondisi hewan masih agresif dan berada di area sungai yang sulit dijangkau, panitia memutuskan melakukan penyembelihan darurat langsung di lokasi demi menghindari risiko yang lebih besar.
Sapi kurban tersebut diketahui merupakan bantuan dari seorang donatur asal Jakarta untuk Yayasan Al-Kamilah. Dugaan sementara, hewan mengalami stres akibat lingkungan baru dan proses perjalanan panjang sebelum akhirnya mengamuk.













