Ditagih Utang Rp200 Ribu, Pria di Bandung Tewas Ditusuk, Pelaku Ditangkap Warga

0
14

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Perselisihan soal utang berujung maut di Jalan Cibangkong Lor, RT 05 RW 11, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Seorang pria berinisial LA (38) tewas setelah ditusuk oleh AN (30), yang diduga tersulut emosi saat ditagih utang sebesar Rp200 ribu.

Kapolsek Batununggal, Iptu Ahmad Rifai, mengatakan peristiwa berdarah itu bermula ketika korban mendatangi pelaku untuk menagih uang yang dipinjam.

“Dari keterangan sementara, korban datang menemui pelaku dan mengatakan saat ini dirinya perlu uang sebesar Rp200 ribu,” ujar Rifai, Senin (20/7/2026).

Karena pelaku mengaku tidak memiliki uang, korban kemudian meminta telepon genggam milik pelaku digadaikan agar utang tersebut dapat dibayar. Permintaan itu kembali ditolak hingga memicu cekcok di antara keduanya.

Keributan yang terjadi di tengah permukiman warga sempat menarik perhatian masyarakat sekitar. Seorang warga bernama Barnas bahkan berusaha melerai pertengkaran tersebut.

Namun, situasi justru memanas. Pelaku yang diduga tersulut emosi kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menusukkannya ke tubuh korban.

“Pelaku tidak terima sehingga terjadi keributan antara korban dan pelaku. Saat itu pelaku menusukkan pisau ke arah korban,” kata Rifai.

Korban Sempat Kabur, Pelaku Terus Mengejar

Usai terkena tusukan, korban masih sempat berlari meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri. Di saat bersamaan, saksi sempat menahan pelaku agar tidak mengejar korban. Namun upaya tersebut gagal setelah saksi tertimpa sepeda motor yang berada di lokasi sehingga pelaku berhasil melepaskan diri.

“Korban sempat berlari meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri. Pelaku kemudian kembali mengejar korban setelah terlepas dari pegangan saksi,” jelas Rifai.

Ketika saksi berusaha mengejar, korban sudah ditemukan tergeletak di badan jalan dalam kondisi bersimbah darah akibat luka tusukan. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian.

“Saat saksi mencoba mengejar keduanya, saksi melihat korban sudah tergeletak dan bersimbah darah,” ungkapnya.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan pelaku, serta mengevakuasi jenazah korban untuk keperluan autopsi dan penyelidikan.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif lengkap di balik aksi penusukan tersebut. Polisi juga tengah memburu seorang pria yang datang bersama korban karena diduga mengetahui kronologi sebelum pertikaian berujung pembunuhan itu terjadi.