Ketum SWI Lantik Pengurus DPP Masa Bakti 2026 – 2031, Dorong Wartawan Jadi Pelopor Ekonomi Sirkular

0
18

Pewarta : Anis

Jakarta – Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia (SWI) H. Iskandar, S.Sos resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI Masa Bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Grand Ballroom United Tractors, Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (19/7/2026).

Mengusung tema Menguatkan Solidaritas Wartawan, Membangun Organisasi yang Profesional, Berintegritas dan Berdaya Saing, pelantikan ini disebut sebagai langkah strategis SWI menghadapi tantangan era globalisasi.

“Kita harus menjaga marwah SWI. Sumpah dan janji yang tadi diucapkan betul-betul kita jalankan. Itu harapan saya,” tegas Iskandar kepada pengurus yang baru dilantik.

Pelantikan tidak hanya bersifat seremonial. SWI juga merangkai kegiatan SWI Green Impact yang terdiri dari Literasi Hukum Bijak Bermedsos dan Ngopi Bareng Lingkungan Hidup bertema Sampah Jadi Cuan.

Melalui program ini, Iskandar mendorong seluruh anggota SWI di daerah menjadi pelopor ekonomi sirkular.

“SWI harus berani menjadi pelopor gerakan ekonomi sirkular, dengan mengubah sampah menjadi cuan. Limbah bukan lagi sampah akhir, tapi bahan baku untuk siklus produksi berikutnya,” ujarnya.

Ia menekankan, yang perlu diubah bukan hanya sampahnya, tetapi juga kesadaran manusia dalam mengelola sampah.

“Sebenarnya bukan sampah yang kita olah, tapi kita sebagai manusianya juga perlu sadar diri mengelola sampah. SWI harus jadi pelopor di setiap daerah,” imbuhnya.

Iskandar meminta DPW dan DPD SWI di seluruh Indonesia mendukung dan mengimplementasikan gerakan SWI Green Impact

“Saya mohon dukungannya. Gerakan SWI seluruh Indonesia ini nyata, tidak hanya omon-omon saja,” katanya.

Dalam sesi Ngopi Bareng, SWI menghadirkan Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Prof. Popy Rufaidah, S.E., MBA., Ph.D., Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH/BPLH Agus Rusli, S.Pi., M.Si., serta Staf Publik Engagement Eksekutif Nasional WALHI.

Sementara sesi Literasi Hukum dibawakan Ketua Yayasan Bantuan Hukum Mata Pena Keadilan Omega DR Tahun, S.H., S.K.N., M.H., M.Kes. Ia mengingatkan masyarakat agar bijak bermedia sosial agar terhindar dari jerat UU ITE.

“Bebas berpendapat bukan berarti bebas tanpa batas. Setiap jempol yang mengetik di medsos menyimpan tanggung jawab hukum,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri pengurus DPW dan DPD SWI dari berbagai daerah, di antaranya Kalimantan Selatan, Jambi, Jawa Barat, Sumut, Kalteng, Jateng, Ciamis, Karawang, Pati, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Kabupaten Tangerang.

Turut hadir pula organisasi masyarakat, pelaku UMKM, aktivis lingkungan Depok Didiet, Ketua PWOIN Depok Benny Gerungan, Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), dan perwakilan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Iskandar juga menyampaikan apresiasi kepada United Tractors, Apmiso, Yayasan Nur Iskandar Abadi, Vita Catering, dan Plasticpay atas dukungan terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dengan pelantikan dan peluncuran SWI Green Impact, DPP SWI 2026–2031 menargetkan organisasi yang lebih solid, profesional, dan memiliki kontribusi nyata bagi lingkungan serta masyarakat.