Pewarta : Herlina SC
Kab. Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan potensi pertanahan guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
Kesepakatan bertajuk Sinergi dalam Optimalisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Potensi Pertanahan untuk Mendukung Pembangunan Daerah di Kabupaten Bandung Barat tersebut ditandatangani oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat di Gedung Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Penandatanganan nota kesepakatan turut disaksikan jajaran pejabat dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Badan Bank Tanah.
Bupati Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui pengelolaan aset pertanahan yang lebih terencana dan optimal.
“Kesepakatan bersama yang kita tandatangani hari ini menjadi landasan sinergi antara Pemkab Bandung Barat dengan Badan Bank Tanah dalam melaksanakan koordinasi, inventarisasi, perencanaan, pengelolaan, hingga pengembangan potensi pertanahan sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Jeje.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung penyediaan lahan bagi berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari fasilitas umum, fasilitas sosial, kawasan investasi, hingga pelaksanaan program-program strategis daerah.
Jeje berharap nota kesepakatan tersebut segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah teknis yang terukur, penyusunan rencana kerja yang jelas, serta koordinasi berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya berharap kedua belah pihak segera menindaklanjuti dengan langkah-langkah teknis yang terukur, penyusunan rencana kerja yang jelas, serta koordinasi berkelanjutan agar dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjalankan mandat penyediaan tanah untuk kepentingan pembangunan.
“Nota Kesepakatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat penataan dan pemanfaatan tanah yang lebih optimal di Kabupaten Bandung Barat. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung kepentingan umum, sosial, pemerataan ekonomi, serta mendorong pelaksanaan reforma agraria,” ujar Hakiki.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Bandung Barat dan Badan Bank Tanah berkomitmen membangun tata kelola pertanahan yang lebih tertib, produktif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan lahan bagi berbagai program pembangunan sekaligus mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

