Pewarta : Anis
Kota Depok – Kepala SMAN 6 Kota Depok, Usep Kasman, M.Pd., menunjukkan komitmen keterbukaan dengan memaparkan langsung realisasi penggunaan dana BOSP dan BOPD kepada orang tua dan wali peserta didik, Senin (11/08/2026).
Dalam pertemuan itu, Usep merinci alokasi anggaran untuk kegiatan belajar mengajar, operasional sekolah, pemeliharaan sarana, hingga program peningkatan mutu pendidikan.
“Transparansi bukan hanya soal angka. Ini tentang memastikan setiap rupiah dana pendidikan kembali untuk kepentingan anak-anak kita,”tegas Usep.
Usep menekankan pengelolaan dana harus efektif, efisien, dan tepat sasaran. Karena itu orang tua tidak hanya diberi informasi, tetapi juga diajak menjadi mitra untuk memberi masukan dan mengawasi.
“Ketika komunikasi dua arah, kesalahpahaman bisa dicegah dan sinergi semakin kuat,” ujarnya.
Langkah ini menjadikan Usep Kasman contoh kepala sekolah yang berani membuka pengelolaan anggaran secara publik.
Di tengah minimnya keterbukaan di beberapa sekolah, Usep membuktikan bahwa memimpin juga berarti mempertanggungjawabkan amanah secara jujur dan terbuka.
“Transparansi adalah fondasi sekolah yang sehat. Yang kita bangun bukan hanya gedung dan nilai, tapi juga kepercayaan publik,” pungkasnya.
Dengan keterbukaan ini, SMAN 6 Depok berharap pengawasan dana pendidikan bisa dilakukan bersama demi mutu pendidikan yang lebih baik.













