Ragam

Konser Jazz Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Bandung Barat, Jeje Bidik Wisatawan dari Luar Daerah

adminsigiku.com
×

Konser Jazz Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Bandung Barat, Jeje Bidik Wisatawan dari Luar Daerah

Sebarkan artikel ini

Foto Ilustrasi : Konser Musik Jazz

Pewarta : Herlina SC

Kab. Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mendorong penyelenggaraan konser musik sebagai salah satu instrumen untuk menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus menarik wisatawan dari luar daerah.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menilai event musik, termasuk konser jazz, tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berpotensi menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat.

Terlebih, Jeje bersama Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail memiliki program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Karena itu, penyelenggaraan konser dinilai dapat menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Setidaknya kan dengan adanya event ini, para penggemar musik jazz misalnya dari luar daerah akan datang ke Bandung Barat. Mereka bisa berwisata dulu di sini, makan di sini sampai menginap di Bandung Barat,” ujar Jeje.

Menurutnya, kedatangan penonton dari luar daerah dapat memberikan dampak langsung terhadap berbagai sektor, mulai dari kuliner, akomodasi, transportasi, hingga pelaku usaha kreatif lokal.

Kota Baru Parahyangan Dorong Ruang Interaksi

Direktur PT Belaputera Intiland, Ryan Brasali, mengatakan kolaborasi dengan TP Jazz Management sejalan dengan filosofi Community Based Development yang menjadi landasan pengembangan Kota Baru Parahyangan.

Menurut Ryan, pengembangan kawasan tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menciptakan ruang publik yang mampu mendorong interaksi sosial dan pertumbuhan aktivitas masyarakat.

“Pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penciptaan ruang yang dapat mendorong interaksi sosial dan pertumbuhan kehidupan masyarakat,” kata Ryan.

Kota Baru Parahyangan, lanjut Ryan, terus membuka ruang bagi beragam aktivitas, mulai dari kebudayaan, pendidikan, olahraga hingga kegiatan kreatif. Kehadiran berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan masyarakat lintas generasi sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan di kawasan.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang mendorong masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan menciptakan pengalaman bersama,” ujarnya.

Musik menjadi salah satu medium yang dinilai efektif untuk mewujudkan tujuan tersebut. Melalui kolaborasi dengan TP Jazz Management, konser jazz diharapkan tidak berhenti sebagai pertunjukan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan aktivitas budaya masyarakat.

Harga Tiket Mulai Rp175 Ribu

Konser musik jazz tersebut dibanderol Rp250.000 untuk tiket publik. Sementara tiket presale ditawarkan seharga Rp175.000 hingga 14 Agustus 2026, selama kuota masih tersedia.

Pemegang Platinum Pass The Papandayan Jazz Fest 2026 juga dapat menyaksikan konser tersebut tanpa biaya tambahan sebagai bagian dari manfaat kepemilikan tiket.

Dengan menggabungkan musik, aktivitas komunitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif, penyelenggaraan konser di Kota Baru Parahyangan diharapkan mampu menciptakan efek ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Bandung Barat sebagai salah satu destinasi kegiatan kreatif dan wisata di Jawa Barat.