Ragam

dr. Karlina MARS Aklamasi Pimpin Kadin Depok, Bidik UMKM Naik Kelas dan Izin Usaha Anti Ribet

adminsigiku.com
×

dr. Karlina MARS Aklamasi Pimpin Kadin Depok, Bidik UMKM Naik Kelas dan Izin Usaha Anti Ribet

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Anis

Kota Depok – Sejarah baru ditorehkan Kamar Dagang dan Industri Kota Depok. Dalam Musyawarah Kota VI yang digelar Kamis (20/8/2026) di Grand Ballroom Hotel Margo City, dr. Karlina, MARS resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Depok periode 2026 – 2031.

Wanita yang juga pemilik RS Grha Permata Ibu dan Ketua DPC IWAPI Depok itu langsung dikukuhkan oleh Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi. Hadir menyaksikan Wali Kota Depok Supian Suri, Ketua DPRD, Ade Supriyatna, dan mantan Ketua Kadin, Miftah Sunandar.

Mukota VI yang dipimpin panitia Nurjaman berjalan sejak pukul 08.00 WIB. Empat agenda sidang tuntas: tata tertib, pemilihan pimpinan sidang, pengesahan hasil komisi, hingga LPJ kepengurusan demisioner.

Setelah lolos verifikasi dokumen, nama Karlina dinyatakan sah. Tak ada suara penolakan dari peserta. Dengan itu, era kepengurusan baru resmi dimulai dan tim formatur langsung ditugaskan menyusun struktur definitif.

Depok Bukan Kota Biasa. Ini Kota Penyangga Ibu Kota, Di pidato perdananya, Karlina tak menampik beratnya tugas.
Ini amanah yang penuh tantangan. Depok tumbuh sangat cepat. Sebagai kota penyangga Ibu Kota, persoalannya kompleks dan peluangnya juga besar,” ucapnya.

Agar tak jalan sendiri, ia membuka pintu Kadin selebar-lebarnya.Kami akan petakan kompetensi anggota. ALB yang punya semangat membangun, silakan bergabung. Kadin rumah kita bersama,” tegasnya.

Untuk 100 hari pertama, ada 3 fokus yang akan dikebut:

1 Karlina dan pengurus akan aktif silaturahmi ke Pemkot, Forkopimda, perusahaan besar, BUMN, hingga investor yang belum masuk Kadin.

“Ajak duduk bareng. Bangun ekonomi Depok harus bareng-bareng,” katanya.

2 .UMKM itu jantungnya ekonomi Depok.

“Tugas Kadin mengawal mereka naik kelas: akses modal, akses pasar, sampai digitalisasi,” tegasnya.

3.Keluhan klasik pengusaha soal perizinan jadi sorotan.
Mudahkan perizinan. Buat yang ramah, cepat, dan serba digital terintegrasi. Kalau izin gampang, investor dan pengusaha pasti betah di Depok,”ujarnya.

Perjalanan ke Mukota VI tidak mulus. Sempat muncul dualisme kepemimpinan, polemik Pj Ketua, bahkan muncul nama Edmon Johan dan Rudi Malau sebagai kandidat.

Berkat kerja OC dan SC, semua dinamika itu cair. Mukota VI pun berjalan lancar, damai, dan menghasilkan satu komando baru.

Di akhir sambutan, Karlina mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.

Dengan nahkoda baru, publik kini menanti: mampukah Kadin Depok 2026-2031 benar-benar jadi “rumah” bagi pengusaha besar dan kecil, sekaligus penggerak utama ekonomi di Kota Depok ?