Pewarta : Ayi Suherman
Kabupaten Sukabumi – Sebanyak 10 kepala dusun (kadus) dan tujuh desa di Kabupaten Sukabumi mendapat penghargaan atas kepatuhan membayar pajak. Apresiasi tersebut diberikan dalam Gebyar SIPENYU Bapenda Kabupaten Sukabumi di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).
Selain piagam penghargaan, penerima apresiasi juga mendapatkan hadiah, termasuk tujuh paket umrah. Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, mulai dari pelunasan PBB-P2 tercepat, realisasi pembayaran terbesar sebelum jatuh tempo, hingga tingkat kepatuhan wajib pajak tertinggi.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan, Gebyar SIPENYU menjadi bagian dari upaya membangun budaya taat pajak sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bapenda juga terus mengembangkan layanan digital, termasuk pembayaran dan akses dokumen perpajakan melalui WhatsApp. Selain itu, sistem informasi geografis (SIG) mulai diuji coba di Kecamatan Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug untuk memetakan potensi serta kepatuhan pajak.
“Ke depan, dalam sistem sudah bisa terlihat mana yang bayar pajak dan mana yang belum. Kita bisa mengidentifikasi mana yang taat bayar pajak,” ujar Herdy.
Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan, pembayaran pajak dan retribusi merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung pembangunan daerah.
“Melalui program ini, kita membangun kesadaran bahwa membayar pajak dan retribusi merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam membangun daerah,” katanya.
Menurut Asep, penerimaan pajak dan retribusi akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Ia berharap Gebyar SIPENYU semakin memperkuat budaya taat pajak dan pembayaran tepat waktu di Kabupaten Sukabumi.













