Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung KH Miftah Farid positif terpapar COVID-19. Miftah dinyatakan positif usai menjalani tes swab. “Mohon doa kepada seluruh warga masyarakat, bapak terkonfirmasi positif COVID-19,” ujar juru bicara keluarga Arief Chandra kepada detik.com, (16/6/2021).
Arief menuturkan Miftah Farid diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab. Dia menjalani tes swab pada hari ini. “Semoga Allah berkenan segera mengangkat penyakit ini, dan beliau kembali sehat walafiat,” kata dia.
Arief menuturkan rencananya Miftah Farid akan menjalani perawatan di RS Edelweiss Kota Bandung. Saat ini, ulama tersebut sedang dalam perjalanan. “Sedang dalam perjalanan ke Rumah Sakit Eidelweiss, Bandung,” tuturnya.
Pihaknya mengimbau bagi masyarakat yang dalam beberapa waktu ke belakang kontak erat untuk melakukan pengetesan. “Kepada rekan, kerabat dan keluarga yang pernah kontak sepekan ke belakang dihimbau bisa melakukan cek lab atau isolasi mandiri guna meminimalisir penyebaran,” katanya.
Menerima kabar tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berdoa agar K.H. Miftah Faridl cepat pulih dan bisa segera kembali beraktivitas. “Kita ikut prihatin Pak Kiai Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Faridl terpapar Covid-19. Saya atas nama Pemkot Bandung mendoakan semoga pak kiyai segera pulih, sehat dan semangat selalu,” ujarnya di Jalan A.H. Nasution, Kamis (17 Juni 2021).
Yana yang merupakan penyintas, sangat merasakan penderitaan ketika terpapar virus tersebut. Namun, rasa sakit itu akan pulih dengan semangat dan motivasi tinggi untuk sembuh. “Karena saya sebagai penyintas, pernah merasakan penderitaan. Tetap semangat Pak Kiai, insyaalah sembuh,” tuturnya.
Saat ini, K.H. Miftah Faridl saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Edelweiss. Kabar baiknya, Miftah Faridl dalam kondisi sehat dan tidak merasakan gejala berat akibat Covid-19. Namun karena punya riwayat penyakit penyerta (komorbid) maka disarankan dirawat di rumah sakit.













