Pewarta : Abd.Rahman
Kabupaten Tangerang – Menghadapi musim penghujan dengan intensitas tinggi yang diprediksi bakal terjadi diantara Bulan Januari hingga Pebruari 2022 mendatang, menimbulkan perasaan was – was bagi para petani yang berada dibagian Utara Kab.Tangerang sudah mulai was-was dengan ketersediaan bibit/benih padi.
Berkaitan dengan hal tersebut para Petani Pakuhaji dan Sukadiri Kab.Tangerang, Banten melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Kabupaten Tangerang, Banten melakukan pengembangan penangkaran benih padi untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani di daerah Sepatan, Pakuhaji, dan Sukadiri dalam pembinaan
Kepala Dispertan Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan mengatakan, untuk mengantisipasi kelangkaan benih padi, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah melakukan penangkaran benih padi di lahan seluas 8 hektare.
“Kita ada penyediaan penangkaran benih padi untuk bantuan petani sebesar 16 ton di lahan seluas 8 hektare,” katanya, Kamis (04/11/2021) lalu.
Dalam pengembangan penangkaran benih padi tersebut, lanjutnya, pihaknya mentargetkan dalam satu hektarnya bisa memproduksi 2 ton benih padi.
“Bibit ini kita sediakan dengan penangkaran sendiri dan dikelola sendiri jadi tidak mengeluarkan anggaran dari manapun,” ujarnya.
Disebutkan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan kebutuhan bibit untuk lahan pertanian didaerah bagian utara Kab.Tangerang.
“Saat ini kami sedang melakukan kajian tentang kebutuhan bibit yang akan di musim tanam Bulan Nopember, Desember 2021 dan Januari 2022,” sambungnya.
