Pewarta : Frans

BIDANG INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI
Peningkatan pelayanan publik berbasis elektronik tidak terlepas dari dukungan infrastruktur jaringan yang memadai. Untuk mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemerintah berbasis elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor melalui Bidang Teknologi Informatika telah membangun infrastruktur jaringan intranet melalui fasilitas Fiber Optic (FO) ke seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten Bogor. Kami telah memasang infrastruktur jaringan dengan fasilitas FO ke 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, 40 Kecamatan dan 19 Kelurahan, ” terang Kabid Teknologi Informatika.
Selanjutnya, di masa pandemi covid-19 seperti saat ini, dunia pendidikan juga ikut terdampak akibatnya pemerintah mulai pusat h i n g g a d a e r a h m e m u t u s k a n s i s t e m pembelajaran dilakukan secara daring melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Diskominfo Kabupaten Bogor telah memasang internet atau wifi gratis tersebar di 240 titik yang tersebar di 40 kecamatan dan 24 titik wifi publik.
Sejak Oktober tahun 2020 karena adanya pandemi covid-19 sejak itulah sistem pembelajaran dilakukan melalui metode PJJ mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA. Untuk memudahkan proses PJJ kita telah pasang wifi gratis di 240 titik di seluruh Kabupaten Bogo r, m a s i n g-m a sing k e c a m a t a n mendapatkan 6 titik wifi gratis, y a n g k i t a f a s i l i t a si untuk anak-anak belajar selama pandemi.
Untuk titik wifi yang menentukan lokasinya dari pihak Dinas Pendidikan dan Koordinator Pelayanan Pendidikan (Koryandik) di tiap kecamatan. Karena mereka yang lebih tahu kondisi dan kebutuhan pendidikan di masing- masing wilayah Kecamatan. Sehingga pemasangan titik wifi gratis ini berada di lokasi yang tepat sasaran dan berada di tempat yang memang sangat dibutuhkan.
BIDANG PERSANDIAN DAN STATISTIK
D i n a s K o m u n i k a s i d a n I n f o r m a t i k a (Diskominfo) Kabupaten Bogor melalui Bidang Persandian dan Statistik selain keamanan informasi. Saat ini sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, Desa dan Kelurahan sudah mulai memanfaatkan sertifikat elektronik berupa tanda tangan elektronik (TTE), adapun yang sudah mengajukan sertifikat TTE berjumlah 413 yang saat ini sedang berproses.Kemudian yang sudah berstatus issu ada 58 TTE.
Optimalisasi TTE mungkin kedepan akan semakin meningkat, TTE kita siapkan kedepan layanannya untuk pegawai Pemkab B o g o r t e t a p i m e m a n g b e r t a h a p pemanfaatannya. Karena kedepan TTE ini akan jadi satu keharusan. TTE sangat penting karena TTE sudah dijamin keabsahannya dan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan basah biasa. TTE menjadi penunjang kinerja, tentunya paperless ini bisa dimanapun dan bisa dilakukan karena itu otentik. Kedepan pemanfaatan TTE akan semakin meningkat dan terbukti disemua pemerintah termasuk Kab/Kota, dan Kementerian mereka sedang optimalkan pemanfaatan TTE.
Berikutnya, pembentukan tim CSIRT oleh Diskominfo Kabupaten Bogor, diperkuat dengan Keputusan Bupati Bogor Nomor: 489/402/Kpts/Per-Uu/2021. Tentang Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer (Computer Security Incident Response Team) Kabupaten Bogor. Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 46 Peraturan Bupati Bogor Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Persandian untuk Pengamanan Informasi di Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk mendukung penyediaan layanan keamanan informasi Pemerintah Kabupaten Bogor dibentuk tim tanggap insiden keamanan komputer (Computer Security Incident Response Team) Kabupaten Bogor yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati.
Saat ini sudah ada 15 yang telah mengirim dan mengisi link https://bit.ly/upload csirt Surat Perintah Penetapan Tim CSIRT Kabupaten Bogor Sub Tim Keamanan Siber Perangkat Daerah/Kecamatan. Tim CSIRT akan dibagi kedalam blue tim dan red tim, Red tim yang m e n c a r i m a s a l a h – m a s a l a h a p l i k a s i kerentanan apa yang ada di aplikasi, sedangkan blue tim yang akan mencari solusi dari masalah tadi.













