Ragam

Selamat Jalan Dadan Ramdhan

adminsigiku.com
×

Selamat Jalan Dadan Ramdhan

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Ketua FKKS’69 SMA SMK SLB Jawa Barat)

Adalah Dadan Ramdhan, Kepala SMAN 24 Garut, hari Sabtu pekan ini kembali pada Ilahi. Allah memiliki segalanya, Ia dipanggil oleh pemiliknya. Duhai Allah Kami bersaksi sosok Dadan Ramdhan adalah sosok soleh dan sangat baik.

Kami doakan Ia syahid dihadapan Mu. Siapa saja orang yang dalam perjalanan hidupnya bekerja, berikhtiar dan berkhidmat pada kepentingan umat, agama dan negara adalah syahid. Sungguh hidup adalah perjalanan sesaat. Rasanya baru kemarin bertemu Almarhum, kini sudah tiada.

Keluarga besar Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMA SMK SLB 69 Jawa Barat sangat kehilangan. Kami entitas kepala sekolah yang tergabung dalam FKKS 69 sudah berkomitmen menjadi bagian dari upaya mensukseskan Jabar Juara melalui manajerial sekolah masing masing.

Sebagai entitas ASN dalam jabatan kepala sekolah tentu banyak tantangan dan rintangan. Bahkan faktanya tiga sahabat kami sudah kembali pada Ilahi saat perjalanan hidup sebagai pejuang pendidikan. Mereka adalah pahlawan pendidikan terbaik.

Dahulu bangsa kita berjuang menegakan kemerdekaan dengan gerakan kebangsaan. Kini, kita semua bergerak sesuai profesi dan tanggung jawab masing masing dalam gerakan mengisi kemerdekaan. Para pejuang pendidikan di sekolahan adalah orang orang mulia dalam gerakan kebangsaan mengisi kemerdekaan.

Sekolah adalah Rumah Ibadah Pendidikan Terbaik dan para pemimpin satuan pendidikan (Kasatdik) adalah imam pendidikan di internal satuan pendidikan. Siapa saja yang berjuang untuk mensukseskan layanan menuntut ilmu adalah syahid. Sosok Dadan Ramdhan, Kepala SMAN 24 Garut adalah pejuang pendidikan.

Lahir, hidup dan wafat adalah sebuah proses biasa pada kehidupan umat manusia. Hidup hakikatnya sesaat dan bagai perjalanan 3 hari, kemarin, kini dan esok. Kita semua akan wafat dan akan kembali dengan segera. Semua akan segera dipanggil, antri bergiliran dalam panggilan cepat.

Bukan hanya pensiun yang paling dekat bagi para ASN, tetapi kematian sangatlah dekat. Hal terpenting dalam hidup kita bukanlah berapa usia kita saat wafat? Melainkan berapa amalan kita dalam akumulasi Tuhan saat kita hidup. Usia hanyalah angka namun amalan sangatlah penting.

Wafat itu pasti. Amalan baik tentu tak pasti kita lakukan. Mari kita semua untuk terus memperbaiki diri agar saat wafat dalam keadaan terbaik. Terbaik sebagai insan yang terus belajar. Terus menguatkan iman, amal dan manfaat pada sesama. Sosok Dadan Ramdhan adalah diantara pejuang pendidikan yang telah melakukannya