Pewarta : Sermon Simanihuruk
Koran SINAR PAGI, SUNGAILIAT,- Kegiatan dan sosialisasi asesmen nasional berbasis komputer jenjang SMP tahun 2022 dilaksanakan di SMP negeri 2 Sungailiat, Selasa (19/07/2022).
Tampak hadir ,Bupati Bangka Mulkan SH.MH, Kepala Dinas Pendidikan kepemudaan dan olahraga Kab.Bangka Rozali SH.Msi.,Kepala bidang Pembinaan pendidikan dasar Yudi aprizal S.pd, Kasi kurikulum peserta didik SMP Heni Kusuma S.pd, Pengawas tingkat SMP dan kepala sekolah UPTD SMP Negeri dan Swasta.
Dalam sambutanya Bupati Bangka Mulkan SH.MH, mengatakan Seperti yang kita ketahui bersama- sama asesmen nasional merupakan salah satu program penilaian dari Kemendikbud terhadap mutu setiap sekolah,madrasah ,dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.
Nantinya mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar pada literasi Numerasi dan karakter ,kualitas proses belajar mengajar di iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran .
Lanjutnya , Asesmen nasional sebagai evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan menengah dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum survei karakter dan survei lingkungan belajar.
Asesmen Nasional akan diikuti oleh peserta didik dengan tujuan untuk mengukur literasi membaca dan Numerasi sebagai hasil belajar Kognitif
Survei karakter nantinya di ikuti oleh peserta didik dan guru untuk mengukur sikap, Kebiasaan, nilai nilai sebagai hasil belajar nonkognitif.
Adapun survei lingkungan belajar di ikuti oleh kepala satuan pendidikan untuk mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.
Asesmen nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan dirancang untuk menghasilkan informasi akurat guna memperbaiki kualitas belajar mengajar yang nantinya akan meningkatkan hasil belajar peserta didik
Adapun tujuan asesmen nasional memiliki tujuan untuk pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik asesmen nasional tidak sama dengan Ujian Nasional (UN) baik dari sisi fungsi maupun substansi
Asesmen Nasional menggantikan model evaluasi pendidikan yang cenderung administratif, Terfragmentasi , dan kurang mendorong perbaikan kualitas pembelajaran
Asesmen Nasional mengurangi beban administratif guru dan kepala sekolah sebelumnya harus melengkapi bidang penilaian yang terpisah- pisah tumpang tindih dan berulang tidak efisien
Dalam pelaksanaanya asesmen nasional hanya dapat dilaksanakan sistem tes berbasis komputer sedangkan mode tes komputer daring ( Online) dan semi daring ( Semi Online)
Mekanisme dan prosedur pelaksanaan asesmen Nasional mengacu kepada prosedur operasional standar ( POS) asesmen nasional yang ditetapkan oleh kepala badan standar kurikulum dan asesmen pendidikan.
Selanjutnya hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan di lapangan di jabarkan secara lebih rinci dalam petunjuk teknis ( juknis) pelaksanaan
Kedepannya dengan adanya asesmen Nasional maka potret pendidikan diharapkan akan lebih konsisten dalam memberikan penilaian.semoga acara hari ini memberikan prestasi bagi dunia pendidikan khususnya di kabupaten Bangka.
Atas nama pribadi dan pemerintah daerah kabupaten Bangka saya berharap semoga kegiatan asesmen Nasional tahun 2022 dapat berjalan lancar dan juga dapat memberikan informasi yang tepat untuk perbaikan kualitas pembelajaran”.tandasnya













