Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk fokus meningkatkan pembangunan Sumberdaya Manusia, diantaranya melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Dengan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) sebagai upaya untuk membantu mencapai cita-cita melanjutkan ke perguruan tinggi bagi para siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi berprestasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Dr. Samsuri S.Pd, M.T, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi / LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat & Banten, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menjelaskan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) pada tahun ini sudah ke tahap pendataan. Sebelumnya mereka diseleksi melalui pendaftaran online yang dikelola melalui website Kemendikbud dan pihak panitia penerimaan mahasiwa baru perguran tinggi yang dipilih.
“Setelah SK Penetapan mahasiswanya terbit, selanjutnya beasiswa dikelola langsung oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Sistem pembagian bantuannya ditransfer langsung ke perguran tinggi untuk biaya semesteran dan bekal kuliah bagi mahasiswanya. Mereka yang diprioritaskan lolos jalur KIP adalah pemegang kartu KIP sejak SMA/SMK, pemegang kartu sejahtera dan kartu lainnya sebagai syarat penerima bantuan atau calon mahasiswa dari lokasi 3 T. Sesuai target Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk peningkatan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan provinsi,” jelasnnya saat wawancara bersama media cetak dan online di ruang tamunya (25/8/2022)
Selanjutnya Dr. Samsuri S.Pd, M.T menyampaikan kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah anggarannya naik, namun jumlah kouta mahasiswanya menurun. Kenaikan itu berdasarkan pengajuan biaya dari perguran tingginya dan penyesuaian kebutuahan hidup bagi mahasiswanya. Perguran tinggi yang mengajukan sebagai penerima bantuan itu sudah terdata di PDDikti atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Khusus di Jabar Banten ada 349 perguruan tinggi yang dipilih mahasiswa KIPnya melalui jalur aspirasi dan reguler.
Menurutnya jika dikemudian hari mahasiswa itu berprestasi hingga lulus di kampusnya dan ingin melanjutkan ke jenjang perguran tinggi selanjutnya. Pemerintah telah menyiapkan beasiswa Presiden khusus S2/S3 nya. Maka jangan sampai ada yang berhenti ditengah jalan. Kalau ada yang berhenti bantuannya boleh dipindahkan ke mahasiswa lain, diantara syaratnya ialah harus di semester 3 bagi mahasiwa D3 dan semester 5 bagi mahasiswa S-1.
Dr. Samsuri S.Pd, M.T mengingatkan kepada pihak kampus jangan sampai ada pemotongan bantuan yang diterima oleh mahasiswa dari keluarga tidak mampu, bantuanya harus utuh dimanfaatkan untuk mahasiwanya. “Kalau ada pemotongan silahkan laporkan ke kami,” tegasnya
Yayan Mulyana S.E, M.M Arsiparis Ahli Muda, Koordinator Fungsi Kemahasiswaan mengungkapkan kalau ditotalkan yang sedang kuliahnya mencapai 45 ribu mahasiswa dan tahun ini yang masuk di 2022 diperkirakan 7001 mahasiswa yang diterima jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) di perguran tinggi wilayah IV Jabar dan Banten. Kalau ditotalkan, maka lebih dari 52 ribu mahasiwa penerima KIPnya yang saat ini kuliah di semester 1 sampai 8 ” ucapnya didampingi Koordinator fungsi hukum dan Hubungan Masyarakat, Hevy Pratiwi S.I.Kom
Perihal jumlah uang yang diterima oleh kampus atau mahasiswanya itu berbeda-beda, ditentukan oleh Kementrian berdasarkan pengajuan biaya dari perguruan tinggi dan biaya hidup mahasiswa di kota/kabupaten tempat mereka kuliah. Misalnya Sumedang Rp.800 ribu/bulan, Kota Bandung Rp. 1.2 juta/bulan dan kabupaten Bandung kurang dari 1 juta/bulan untuk setiap mahasiswanya.

Perihal program tersebut, Sepgita Nurfitri mahasiwi jurusan akuntasi di Institut Digital Ekonomi Politeknik Komputer Niaga Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Amerika / LPKIA Bandung jalur beasiswa Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah / KIP Kuliah mengungkapkan “tahun ini diterima sebagai mahasiswa jalur KIP. Syaratnya sudah dikirim ke bagian kemahasiwaan di kampus, ada surat pernyataan mengikuti KIPnya dan pihak kampus juga mengingatkan agar tidak berhenti ditengah jalan. Jadi lebih semangat karena orang tua sangat mendukung untuk kuliah, sebab dari 5 bersaudara tidak ada yang kuliah. Mulai kuliahnya tanggal 3 oktober 2022,” katanya
Sedangkan Rolansyah Trisakti mahasiswa yang saat ini kondisinya yatim piatu. Sebelumnya dapat masuk ke perguran tinggi, karena ada jalur KIP di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK Mardira Indonesia. Dirinya menceritakan pada semeseter akhir dapat bantuan 4.2 juta dan tahun depan bulan febuari akan wisuda. “Alhamdulillah sekarang sudah diterima bekerja di perusahaan Teknologi informasi atau IT yang berlokasi di Jalan Muara Pelajar Pejuang Kota Bandung,” ungkapnya saat interaktif bersama koran SINAR PAGI

http://www.koransinarpagijuara.com/2022/08/04/wanita-ulama-gemar-berorganisasi-berkarya-tulis-raih-beasiswa-doktoral-kemenag-ri/
http://www.koransinarpagijuara.com/2021/12/24/koran-sinar-pagi-programkan-30-menit-weekend-bersama-kadisdik-jawa-barat/













