Pagelaran Wayang Golek Tandai Penutupan Sukabumi Expo 2022

0

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami nonton bareng (nobar) Pagelaran Wayang Golek dengan Ki Dalang KH.Deden Kosasih Sunarya
dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 152 Kab.Sukabumi, bersama masyarakat di Lapang Cangehgar, Sabtu (10/09/2022).

H.Marwan Hamami mengaku bersyukur bisa berkumpul bersama masyarakat untuk menyaksikan Seni Wayang Golek, setelah masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, kita diberikan kesempatan untuk bisa melaksanakan kegiatan ini kembali, setelah sekian lama terkendala pandemi Covid-19. Mari kita healing bersama dengan menikmati pagelaran Wayang Golek,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sengaja memilih pagelaran Wayang Golek di HUT ke 152 Kabupaten Sukabumi, dengan tujuan ingin melestarikan dan mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat, terutama kaum millenial.

“Kami ingin mendorong Wayang Golek untuk lebih dikenal masyarakat, terutama dikalangan anak muda, bahwa kita memiliki budaya yang sangat luar biasa dan patut untuk dilestarikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan sekaligus menutup kegiatan Sukabumi Expo 2022 yang telah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir, dengan menampilkan berbagai hal tentang Kab.Sukabumi.

“Selain menyaksikan pagelaran Wayang Golek, sekaligus saya menutup kegiatan Sukabumi Expo 2022,” ungkapnya.

Menurutnya, Sukabumi Expo merupakan acara untuk mengkatrol produk UMKM serta potensi Kabupaten Sukabumi yang tujuan akhirnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami hadir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lewat pameran yang telah digelar ini,” bebernya.

Dikatakan Bupati, masih banyak rangakaian kegiatan HUT 152 Kabupaten Sukabumi yang akan dilaksanakan, salah satunya Karnaval Bunga Hias, Minggu, 11 September 2022 mendatang.

“Sukabumi Expo atapun Karnaval Bunga Hias tujuan akhirnya untuk membantu semua masyarakat, terutama, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

H.Marwan juga mengajak semua pihak untuk menjaga lingkungan, lewat penghijauan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Kami mencoba menjaga lingkungan dengan meningkatkan penanaman 2 juta pohon. Masyarakat juga bisa ikut serta dengan kegiatan positif lainnya, termasuk tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.