Pewarta : Ayi Suherman
Kabupaten Sukabumi – Forum Pegiat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Kabupaten Sukabumi gelar seminar dengan melibatkan Usaha Kecil Menengah (UKM), Kepala Desa, pelajar dan mahasiswa.
Seminar tersebut merupakan bagian untuk mengangkat sektor perekonomian masyarakat berbasis parawisata melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.
Pantauan di lapangan ketua forum pegiat ekonomi kreatif dan parawisata Zaenal Arifin mengatakan kepada awak media, peningkatan perekonomian di tengah masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif dan parawisata bisa menekan laju inflasi saat ini.
“UKM sendiri sebagai pilar perekonomian yang bersifat mandiri, namun harus ada pembekalan dan binaan serta pelatihan agar setiap produknya bisa bersaing dan berkualitas,” katanya.
Menurutnya pertumbuhan UKM dapat menggerakkan sektor perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Saat ini situasi yang sulit untuk mencari pekerjaan, jadi ekonomi kreatif merupakan salah satu usaha yang menjanjikan untuk kalangan masyarakat banyak.
Sambung Zaenal, dengan menggelar acara ini tentunya kami akan terus berusaha mendorong masyarakat melakukan sesuatu yang dapat menghasilkan nilai pendapatan di bidang ekonomi dan parawisata,” tuturnya.
Sementara kasi ekonomi kreatif Kabupaten Sukabumi dari Dinas Parawisata, Nasrudin Haetami, menyebut ada sekitar 17 sub sektor ekonomi kreatif yang mulai menggeliat sebagai usaha ekonomi masyarakat.
Disisi lain ekonomi kreatif di sektor kuliner, saat ini sangat menjanjikan dan menjadi tren di tengah masyarakat dan memiliki nilai tambah untuk Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya dalam menjalankan usaha ekonomi kreatif pada bidang kuliner yang harus diperhatikan kehigenisan, kompetitif harga serta pengemasan produk,” ungkapnya.













