Politik & Pemerintahan

Bupati Menilai Rekomendasi LHP dari BPK Sejalan Dengan Perencanaan Pemkab.Sukabumi

2
×

Bupati Menilai Rekomendasi LHP dari BPK Sejalan Dengan Perencanaan Pemkab.Sukabumi

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja Daerahnya dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat di Bandung, Kamis (5/012023) lalu, terkait efektivitas upaya pemerintah daerah dalam Penyediaan Akses Air Minum Layak dan Aman Kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2020 sampai 2022, Semester I pada Pemkab Sukabumi.

H.Marwan Hamami mengaku bersyukur dalam LHP kinerja tersebut, banyak rekomendasi dan masukan untuk meningkatkan kualitas air minum yang laik dan aman bagi masyarakat.

“Bersyukur BPK konsen terkait air bersih di Kabupaten Sukabumi, hal ini menjadi catatan untuk perbaikan dan penyediaan air bersih,” ujarnya.

Menurutnya, rekomendasi BPK RI ini, seiringan dengan perencanaan yang akan dilakukan Pemkab Sukabumi bersama PDAM, sehingga, bisa seiring sejalan dengan melakukan rekomendasi yang disampaikan BPK RI.

“Kita akan menyelesaikan rekomendasi dari BPK sejalan dengan perencanaan di 2023 ini,” ucapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Paula Henry Simatupang mengatakan, daerah yang telah diperiksa kinerjanya sangatlah beruntung, sehingga, bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan dari suatu daerah, seperti halnya penyediaan air bersih dan laik yang menjadi pemeriksaan kinerja di Kabupaten Sukabumi.

“Beruntunglah buat daerah yang diperiksa kinerjanya, karena daerah yang tidak diperiksa kinerjanya, bisa saja tidak tahu kondisi di wilayahnya, bisa merasa baik, padahal tidak, apalagi pemeriksaan kinerja ini, berbeda dengan pemeriksaan laporan keuangan,” ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, pasca penyerahan LHP kinerja, pemerintah daerah bisa langsung mengevaluasi hasil kajian BPK RI, dimana rekomendasi dan aksi yang harus dilakukan sangat lengkap tercantum di dalam laporan tersebut.

“Daerah yang diperiksa, bisa mengevaluasi hasil kajian kami, jadi, bisa tinggal action saja,” bebernya.

Terkait penyediaan akses air minum yang aman dan laik ini, ujarnya, terdapat indikatornya tersendiri, “Bisa jadi Air itu aman namun tidak laik, begitu pun sebaliknya, karena laik dan aman itu ada kriteria sendiri,” pungkasnya.