Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Guna mengenalkan barista muda dengan petani dan kebun kopi Cibatu, 20 Siswa Pramuka SMA PGRI Cibatu mengikuti Edutrip Kopi Cibatu yang di gelar di Demplot kopi Jamkrindo-Bungarungkup, Desa Girimukti Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.
Pembina Pramuka SMA PGRI Cibatu, Elga Gilang, mengatakan edukasinya dalam kegiatan ini diharaokan siswa dapat lebih mengetahui dan bisa sambil belajar di luar dengan memperkenalkan kopi yang ada di Cibatu.
Disamping itu, kegiatan ini juga terdapat edukasi mengenai mental healty untuk siswa yang sudah menginjak masa remaja.
“Kalo pentingnya edukasi mereka di masa remaja, materinya sangat tepat sekali untuk kesehatan mental mereka. Karena kita tahu bahwa mereka masih masa transisi remasa menuju ke dewasaan mereka yang dibekali ini dapat bermanfaat bagi mereka,” ucap Elga, Sabtu (16/12/2023).
Elga menjelaskan, Bagi mereka (SMA PGRI) ini merupakan hal yang pertama kali dan berharap semoga kegiatan ini tidak sampai disini saja.
“Mudah-mudahan bisa digelar lagi, ini sangat bermanfaat sekali tidak hanya siswa pramuka tapi juga sekolah,” harapnya.
Sementara Ketua Salarea Foundation, Dadan M Ramdan menjelaskan dengan menginisiasi Salarea mengajar yang digelar Kelompok Kerja Salarea bersama Jamkrindo, sebuah program sosial entrepreneurship education yang menyasar kelompok anak muda salah satu kelas yang sudah berjalan adalah barista muda dengan jumlah peserta 20 pelajar SMA PGRI Cibatu.
Adapun tujuan dari kegiatan kopi Cibatu ini selain upaya mempromosikan potensi kopi Cibatu juga sekaligus memperkenalkan peserta barista muda dengan para petani kopi dan kebun kopi sebagai sarana belajar serta memperkenalkan lingkungan.
“Kami berharap edutrip kopi Cibatu bisa berkesinambungan dan memberikan dampak positif khususnya bagi kalangan pelajar untuk tertarik dan berperan langsung dalam memajukan potensi lokal yang salah satunya adalah komoditas kopi,” ucapnya.












