Pewarta : Heri Kusnadi
Kab. Ogan Ilir – Ketua DPD UMKM RI, Dewi Badriah bersama Pengurus Kabupaten dan Provinsi Sumatera Selatan berserta ribuan warga terdiri dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakat dari 17 Kabupate/Kota se Sumatera Selatan, turut menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang digelar pendukung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya – Harnojoyo (MAHAR) D Grha Limbersa Pamenang, Minggu (21/4/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima Tim Pemenangan Mahar, Syahrial Oesman mengajak warga Sumatera Selatan, khususnya yang hadir di acara halal bihalal ini berjuang bersama – sama memenangkan pasangan Mahar untuk percepatan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.
“Dengan dukungan masyarakat dan tokoh masyarakat Sumatera Selatan yang hadir maupun yang belum sempat hadir di acara halal bihalal ini, maka langkah pasangan mahar untuk memimpin Sumatera Selatan akan lebih mudah,” kata Syahrial Oesman.
Sementara Mawardi Yahya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan tokoh masyarakat Sumatera Selatan atas kepercayaan dan dukungan terhadap dirinya dan Harnojoyo.
Ditemui usai acara, Ketua DPD UMKM Rakyat Indonesia, Dewi Badriah mengungkapkan, pengurus DPD UMKM Rakyat Indonesia yang turut menghadiri kegiatan tersebut antara lain, Heri Kusnadi, SE Kabid media publikasi dan Tri Octaria Ningsi, SPd sebagai Ketua PAC UMKM Rakyat Indonesia Kecamatan Tanjung Raja serta Sinta Veranika SM, selaku Wakil Ketua DPD UMKM Rakyat Indonesia Kabupaten Ogan Ilir, menghadiri acara halal bihalal MAHAR (Mawardi Yahya & Harnojoyo).
“Penyambutan serta fasalitasnya sangat bagus dan luar biasa, walaupun tidak sempat foto bersama dengan Paslon MAHAR, namun kami merasa sangat senang sekali,” ungkap Dewi.
Atas nama UMKM Rakyat Indonesia sebagai badan kolektif perpanjangan tangan dari masyarakat kepada pemerintah dan dari pemerintah kepada masyarakat, berharap, siapapun yang menjadi Gubernur Sumsel nanti bisa membina Ormas UMKM Rakyat Indonesia ini secara serius dengan tujuan bisa mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Sumatera Selatan ini.
Diterangkan, UMKM Rakyat Indonesia sudah terbentuk di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan ini insya Allah akan bisa menjadi mitra Pemerintah Daerah masing-masing, seperti di ketahui sepanjang perjalanan kami hampir setiap hari keliling desa untuk membina para pelaku UMKM nyata yang terdiri di berbagai bidang usaha mereka, sangat la banyak membutuhkan bantuan modal biar bisa mengembangkan usaha mereka masing-masing, dan UMKM rakyat Indonesia ini bukan hanya merangkul usaha kuliner melain kan seluruh jenis usaha yang di geluti masyarakat.
“Kami berharap kedepan bisa dibina secara serius oleh pemerintah, sehingga UMKM bisa naik kelas, karena tujuan kami adalah ingin mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan di Sumatera Selatan, wabil khusus di Kabupaten Ogan Ilir, apalagi di dalam UMKM Rakyat Indonesia ini, banyak terdapat Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah, karena beban yang dialami mereka sangatlah berat,” ujarnya.
Dewi juga berharap, Pemerintah Daerah dapat membina secara serius jangan hanya sebatas omongan saja saat audensi dan koordinasi.
Ia menegaskan, pihaknya siap untuk berperan serta menyampaikan kepada masyarakat dan ikut melalukan survey kelokasi (tempat) tinggal masyarakat jika bentuk laporan yang diberikan kurang di percaya atau dianggap fiktif.
“Harapan kami kepada Pemerintah Provinsi, Daerah dan Pusat agar bisa merespon apa yang kami sampaikan, karna melalui kami Insya Allah akan bisa mengetahui keadaan masyarakat, karena kami ini tanpa kenal lelah dan tanpa mengharapkan imbalan terus berkeliling dari desa ke desa, tanpa meminta dana operasional kepada dinas manapun dengan maksud dan tujuan menjadi mitra dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.













